Tampilkan postingan dengan label 1petrus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1petrus. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2019

#69 1 Petrus 2 - 2 Petrus 3

1 Petrus 2-5

Yesus Kristus adalah batu penjuru tempat Gereja didirikan.
Tetapi bagi orang yang tidak taat kepada firman Allah, Ia adalah batu sandungan yang akan membuat mereka terjatuh.

Bagaimana orang percaya harus hidup?
-Harus memiliki cara hidup yang baik di tengah masyarakat
-Memiliki hubungan yang baik antara tuan dan hamba, suami dan istri, juga sesama anggota jemaat

Penderitaan Yesus Kristus harus menjadi teladan untuk kita menjalani hidup.
Sebab walaupun Yesus tidak berdosa, Ia taat pada kehendak Bapa dan rela mati untuk segala dosa kita.
Sebagai orang Kristen, kita harus bersukacita dan berbahagia bila kita ikut menderita karena nama Kristus.

Nasihat untuk kita:
-Orang-orang tua harus menggembalakan kawanan domba Allah
-Orang-orang muda harus tunduk kepada orang-orang tua
-Sadarlah dan berjaga-jagalah karena iblis sedang berkeliling mencari mangsa

2 Petrus 1-3

Petrus mengingatkan agar jemaat berusaha dengan sungguh supaya panggilan dan pilihan iman mereka semakin teguh.

Karena Petrus sendiri adalah saksi ketika Tuhan Yesus dimuliakan oleh Allah Bapa dengan suara dari sorga "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Tetapi ada banyak guru dan nabi palsu yang ingin menyesatkan jemaat.

  • Mereka akan semakin menyebar
  • Mereka mau melakukan dan mengatakan apapun demi uang
  • Mereka menghina Allah
  • Mereka mengikuti hawa nafsu sendiri
  • Mereka sombong dan menyebarkan janji palsu untuk memikat orang
Pada hari penghakiman, Allah akan menyelamatkan orang saleh dan menghukum orang-orang jahat.

Hari Tuhan akan segera datang karena Tuhan pasti menepati janjinya. Di masa sekarang Tuhan sedang bersabar dan memberi kesempatan kepada manusia untuk bertobat.

Rabu, 17 April 2019

#68 Ibrani 13 - 1 Petrus 1

Ibrani 13

Jemaat harus tetap melakukan apa yang baik dan jangan sampai disesatkan.

Yakobus 1-5

Surat Yakobus ditulis oleh Yakobus kepada orang-orang Kristen Yahudi yang dianiaya.

Yakobus menghibur jemaat. Bahwa orang yang bertahan dalam pencobaan adalah orang yang berbahagia karena Allah sudah menjanjikan mahkota kehidupan bagi mereka.

Hendaknya kita menjadi pelaku firman Tuhan, bukan hanya pendengar saja.
Karena iman tanpa perbuatan adalah mati. Percuma saja orang mengaku beriman dan menyembah Allah, tetapi perbuatannya tidak taat kepada Allah.

Hati-hati menggunakan lidah kita, karena walaupun kecil, tetapi sangat mudah untuk membuat seluruh hidup kita berdosa lewat perkataan kita yang buruk.

Kita tidak boleh terbawa hikmat dunia. Hikmat dunia itu adalah iri hati dan mementingkan diri sendiri. Di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan kejahatan.

Tetapi kita harus memiliki hikmat dari atas, yaitu hikmat yang murni, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan, dan buah-buah yang baik, tidak memihak, dan tidak munafik.

Ketika kita merencanakan sesuatu apapun, kita harus selalu melibatkan Tuhan. Kita harus berkata "Jika Tuhan menghendakinya" lalu membuat rencana kita. Sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok.

Kita harus bersabar sampai hari kedatangan Tuhan Yesus. Doa yang lahir dari iman dapat menyelamatkan orang sakit bahkan membuat dosa diampuni. Doa orang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya.

1 Petrus 1

Surat 1 Petrus adalah surat dari rasul Petrus kepada jemaat pendatang yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil, dan Bitinia.

Petrus menghibur jemaat untuk tetap bergembira walaupun saat ini jemaat menerima pencobaan, karena maksud semuanya itu adalah untuk membuktikan kemurnian iman jemaat.

Biarlah kita berharap hanya kepada kasih karunia yang dinyatakan oleh Yesus Kristus. Sebab kita ditebus bukan dengan barang fana, perak, atau emas, tetapi dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus.