Tampilkan postingan dengan label 1tawarikh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1tawarikh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juli 2020

#53 Pesan Terakhir Daud kepada Salomo dan Bangsa Israel (1Tawarikh 23-29)

Setelah Daud menjadi tua, Daud mengangkat Salomo menjadi raja Israel.

Daud menghitung seluruh orang Lewi untuk melayani Tuhan, dan ada 38.000 orang yang berumur 30 tahun ke atas.

Daud membagi orang-orang Lewi menurut tugasnya:
  • 24.000 orang mengawasi pekerjaan di rumah Tuhan
  • 6.000 orang menjadi pengatur dan hakim
  • 4.000 orang menjadi penunggu pintu gerbang
  • 4.000 orang menjadi pemuji Tuhan dengan alat-alat musik
Keturunan Harun menjadi imam yang bertugas untuk pekerjaan maha kudus dan menyelenggarakan ibadah.

Sedangkan keturunan Asaf, Heman, dan Yedutun menjadi penyanyi dan bernubuat dalam ibadah.

Daud berpesan kepada Salomo dan juga para pemimpin Israel untuk tetap setia pada perintah Tuhan. Untuk keperluan Salomo yang akan membangun Bait Suci, Daud memberikan petunjuk yang sangat lengkap seperti rencana bangunan dan perkakas yang harus dibuat, juga pembagian tugas orang Lewi, sesuai dengan tulisan yang diilhamkan Tuhan kepada Daud.

Daud juga sudah menyediakan bahan-bahan seperti emas, perak, tembaga, besi, kayu, batu permata, dan pualam. Umat Israel juga diajak untuk menyerahkan sumbangan mereka untuk pembangunan Bait Suci. Bangsa Israel memberikan persembahan dengan bersukacita sehingga terkumpul sangat banyak persembahan untuk keperluan rumah Tuhan.

Akhirnya Daud mati setelah memerintah selama 40 tahun di Israel dan digantikan oleh Salomo, anaknya. Tuhan memberkati Salomo sehingga menjadi raja yang besar dan berhasil.

Sabtu, 04 Juli 2020

#52 Persiapan Membangun Bait Allah (1Tawarikh 16-22)

Daud Rindu Membangun Bait Allah

Daud yang tinggal di istana yang bagus, merasa ingin untuk membuat rumah yang bagus juga untuk Allah.

Tetapi nabi Natan menyampaikan kehendak Tuhan bahwa bukan Daud, tetapi salah seorang anak Daud, dialah yang akan mendirikan rumah bagi Tuhan, bahkan Tuhan akan membuat kerajaannya kokoh untuk selamanya.

Daud menaikkan doa syukur karena ia sebenarnya merasa tak layak menerima janji Tuhan itu, tetapi kasih Allah kepada Daud sungguh besar.


Kemenangan-kemenangan Daud dalam Peperangan

Banyak bangsa-bangsa yang dikalahkan Daud karena pertolongan Tuhan di antaranya: Filistin, Moab, Aram, dan bani Amon.

Tentara Daud dipimpin oleh panglima yang bernama Yoab. Sementara jabatan imam dipegang oleh Zadok dan Ahimelekh. Daud juga memiliki pegawai-pegawai yang membantu tugasnya sebagai raja.

Tuhan Marah Karena Daud dan Bangsa Israel Menjadi Sombong

Daud menyuruh Yoab menghitung seluruh jumlah orang Israel yang sangat banyak itu. Di antara seluruh orang Israel ada sejuta seratus ribu orang yang dapat berperang, dan orang Yehuda ada empat ratus tujuh puluh ribu orang yang dapat berperang.

Melihat perbuatan Daud itu, Tuhan tidak suka karena itu berarti Daud lebih mengandalkan tentara daripada kuasa Tuhan.

Daud menyadari dosanya kepada Tuhan dan menyesal. Tuhan memberi tiga pilihan hukuman: kelaparan tiga tahun, dikejar musuh tiga bulan, atau penyakit sampar tiga hari? 

Daud memilih jatuh ke dalam tangan Tuhan yaitu hukuman penyakit sampar. Ketika 70 ribu orang sudah mati, Tuhan menyesal dan tidak melanjutkan tulah itu. 

Daud pun membeli tanah milik Ornan (atau Arauna), orang Yebus, tempat malaikat Tuhan berhenti menjatuhkan tulah, dan mendirikan mezbah bagi Tuhan di sana.

Daud menetapkan di tempat itulah nantinya rumah Tuhan akan didirikan.

Persiapan untuk Mendirikan Bait Suci

Daud melakukan persiapan untuk mendirikan Bait Suci. Daud menyediakan emas, perak, kayu, dan batu yang sangat banyak jumlahnya. Ia juga mengajari Salomo, anaknya, tentang apa yang harus dilakukan, karena Salomo yang nantinya akan membangun Bait Suci itu.

Kamis, 18 Juni 2020

#51 Daud Menjadi Raja Atas Israel (1Tawarikh 10-15)

Raja Saul Digantikan Oleh Raja Daud

Raja pertama Israel bernama Saul.
Saul, ketiga anaknya, dan keluarganya mati dalam peperangan melawan Filistin.

Setelah Saul mati, Daud diangkat menjadi raja atas Israel. Daud merebut kota Yerusalem dari orang Yebus. Sejak saat itu Daud tinggal di Yerusalem yang disebut juga sebagai: kota Daud.

Dalam semua keberhasilannya, Daud tidak sendirian. Daud didampingi oleh para pahlawan gagah perkasa yang setia membantunya. Mereka mulai berkumpul sebelum Daud menjadi raja dan masih dikejar-kejar oleh Saul. Setelah itu semakin banyak pahlawan gagah perkasa yang mendampingi Daud dalam memenangkan banyak peperangan.

Daud Memindahkan Tabut Allah ke Yerusalem

Sebelum ada raja di Israel, tabut Allah sempat diambil orang Filistin. Namun orang Filistin mengembalikan tabut itu kepada bangsa Israel. Sejak itu, tabut Allah tinggal di Kiryat-Yearim untuk waktu yang sangat lama dan tidak ada yang mengindahkannya.

Daud ingin memindahkan tabut Allah ke Yerusalem. Awalnya terjadi bencana dalam perjalanan. Pengawal bernama Uza mati karena memegang tabut Allah dan tidak menghargai kekudusannya.

Daud tidak melanjutkan membawa tabut Allah tetapi menyimpang dan membawa tabut Allah ke rumah Obed-Edom.

Tiga bulan kemudian, Daud melanjutkan perjalanan memindahkan tabut Allah dari rumah Obed-Edom ke Yerusalem. Daud sangat menjaga kekudusan dari perjalanan ini. Perjalanan disertai perayaan besar dengan diiringi nyanyian, tarian, dan musik untuk Tuhan. Daud juga mempersembahkan korban domba dan lembu kepada Tuhan.

Setelah sampai di Yerusalem, tabut Allah diletakkan di kemah yang disiapkan Daud. Daud pun menetapkan orang-orang yang bertugas untuk ibadah di kemah tersebut.

#50 Sejarah Bangsa Israel dan Yehuda (1Tawarikh 1-9)

Silsilah Bangsa Israel dan Yehuda

Kitab Tawarikh adalah kitab yang berisi sejarah dan silsilah dari bangsa Israel dan Yehuda.

Silsilah dimulai dari manusia pertama yang diciptakan oleh Allah, yaitu Adam.

Adam memiliki keturunan yang bernama Nuh.

Nuh memiliki keturunan yang bernama Abraham.

Abraham memiliki anak yang bernama Ishak.

Ishak memiliki anak yang bernama Yakub atau Israel.

Israel memiliki 12 orang anak yang kemudian bertambah banyak dan menjadi bangsa Israel.

12 anak Israel adalah: Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Dan, Naftali, Gad, Asyer, Isakhar, Zebulon, Yusuf, dan Benyamin.

Lewi, anak ketiga Israel, memiliki keturunan bernama Harun yang menjadi imam di Israel. Selanjutnya juga, imam yang boleh membakar korban dan melakukan pekerjaan di tempat maha kudus harus dari keturunan Harun. Keturunan Lewi yang lainnya juga bertugas melayani di rumah Tuhan untuk berbagai macam pekerjaan.

Yehuda memiliki keturunan bernama Daud yang menjadi raja kedua Israel. Selanjutnya, raja-raja yang memerintah di kerajaan Yehuda adalah dari keturunan Raja Daud.

Bangsa Yehuda Kembali dari Pembuangan


Karena perbuatan mereka yang tidak setia, Tuhan mengizinkan orang-orang Yehuda diangkut ke pembuangan dan kerajaan Yehuda diruntuhkan oleh Babel.

Namun 70 tahun setelah itu, Tuhan mengizinkan beberapa dari mereka dan keturunannya pulang kembali dari Babel untuk tinggal di kota Yerusalem dan tanah Israel seperti sediakala.

Penduduk mula-mula kota Yerusalem pada zaman itu terdiri dari suku Yehuda, Benyamin, Efraim, dan Manasye, masing-masing terdiri dari kepala keluarga bersama dengan anggota keluarganya. Ada juga suku Lewi yang terdiri dari para imam, penunggu pintu, mereka yang bertugas mengurus perkakas dan bahan-bahan untuk dipersembahkan, juga menyanyi siang dan malam.