Tampilkan postingan dengan label hakim-hakim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hakim-hakim. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2020

#34 Bangsa Israel Berbuat Jahat Ketika Tidak Ada Pemimpin (Hakim-hakim 17-21, Rut 1-2)

Patung Sembahan Mikha

Pada zaman tidak ada pemimpin di Israel, mereka berbuat semaunya.

Ada seorang bernama Mikha dari pegunungan Efraim. Ia membuat patung, lalu mengangkat imam sendiri dari suku Lewi untuk beribadah pada patung itu.

Datanglah suku Dan merampas patung dan imam yang diangkat Mikha.

Suku Dan menempatkan patung Mikha dan imam Mikha di Lais, supaya mereka dapat beribadah pada patung itu.

Kejahatan Suku Benyamin

Ada seorang Lewi yang sedang dalam perjalanan menjemput gundik (istri) nya.

Malam hari mereka bermalam di kota Gibea milik suku Beyamin.

Orang-orang Gibea mengepung rumah tempat orang Lewi itu dan ingin berbuat jahat kepadanya. Tetapi orang Lewi itu menyerahkan gundiknya.

Orang Gibea mempermainkan gundik orang Lewi itu hingga mati.

Orang Lewi itu kemudian mengirimkan pesan kepada seluruh suku Israel mengenai kejahatan orang Benyamin di Gibea.

Setelah meminta petunjuk Tuhan, berperanglah orang Israel dengan suku Benyamin hingga banyak yang mati.

Orang Israel bersumpah tidak akan memberikan anak perempuan mereka menikah dengan suku Benyamin. Tetapi mereka menyesal lalu membantu mencarikan isteri untuk suku Benyamin agar suku Benyamin masih punya keturunan.

Naomi Kembali ke Israel

Pada zaman para hakim memerintah, ada kelaparan di Israel.

Elimelekh dari Betlehem-Yehuda bersama isterinya Naomi dan dua anaknya mengungsi ke Moab.

Di Moab, kedua anak Naomi menikah dengan perempuan Moab yang bernama Orpa dan Rut.
Tetapi Elimelekh dan 2 anak Naomi mati. Naomi berangkat dari Moab bersama Rut dan Orpa untuk pulang ke tanah Yehuda.

Di tengah jalan, Naomi menyuruh Rut dan Orpa pulang kerumah orang tua mereka saja, tetapi Rut tetap ingin ikut bersama Naomi.

Sesampainya di Betlehem, Rut memungut bulir-bulir jelai sisa panen untuk mendapat makanan. Di sana Rut bertemu dengan pemilik ladang yaitu Boas yang sangat baik kepada Rut.

Rabu, 08 Januari 2020

#33 Simson Menjadi Hakim di Israel (Hakim-hakim 10-16)

Tola, Yair

Setelah Abimelekh, Tola menjadi hakim Israel selama 23 tahun, lalu Yair menjadi hakim selama 22 tahun.

Yefta

Setelah Yair mati, Tuhan membuat bangsa Israel ditindas oleh bani Amon 18 tahun lamanya karena mereka menyembah berhala.

Yefta adalah seorang yang pernah berteman dengan perampok karena diusir saudara-saudaranya yang berbeda ibu.

Tetapi para tua-tua meminta bantuan Yefta mengalahkan bani Amon.

Yefta meminta kemenangan kepada Tuhan. Ia membuat nazar (janji) bahwa apa yang keluar dari pintu rumahnya ketika ia pulang, akan diberikan untuk Tuhan.

Tuhan memberi kemenangan pada Yefta. Ketika Yefta pulang, anak perempuannya keluar dari pintu untuk menyambutnya. Maka Yefta menyerahkan anak perempuannya itu kepada Tuhan.

Yefta memerintah sebagai hakim di Israel 6 tahun lamanya.

Ebzan, Elon, dan Abdon

Sesudah Yefta, Ebzan menjadi hakim selama 7 tahun, Elon menjadi hakim selama 10 tahun, dan Abdon menjadi hakim selama 8 tahun.

Simson

Tuhan membuat orang Israel ditindas bangsa Filistin selama 40 tahun karena kejahatan mereka.

Malaikat Tuhan datang kepada istri Manoah dan menyampaikan bahwa ia akan melahirkan anak laki-laki yang akan menjadi penyelamat Israel. Anak itu harus dijaga agar kepalanya tidak terkena pisau cukur.

Maka istri Manoah melahirkan anak laki-laki bernama Simson. Simson diberkati Tuhan dan badannya sangat kuat.

Setelah dewasa, Simson sering berbuat ulah kepada orang Filistin sehingga orang Filistin berusaha membunuh Simson. Tetapi karena kekuatan dari Tuhan, Simson selalu bisa selamat. Simson bahkan bisa mengalahkan 1000 orang Filistin seorang diri.

Simson jatuh cinta kepada perempuan Filistin bernama Delila. Delila diminta raja-raja Filistin mencari kelemahan Simson. Simson terjebak dan menceritakan jika kepalanya dicukur maka kekuatannya akan hilang.
Delila memotong rambut Simson ketika tidur sehingga Tuhan meninggalkannya. Simson ditangkap dan dibuat menjadi buta.

Rambut Simson mulai tumbuh kembali. Suatu ketika Simson dipanggil dari penjara untuk diolok-olok dalam acara perayaan orang Filistin.

Simson berdoa kepada Tuhan agar sekali saja dibuat kembali menjadi kuat. Tuhan mendengar doa Simson itu.

Maka Simson menghancurkan kedua tiang penyangga rumah itu. Rumah itu roboh sehingga Simson mati tertimpa bersama dengan ribuan orang Filistin.

Simson menjadi hakim Israel 20 tahun lamanya.

#32 Bangsa Israel Dipimpin oleh Para Hakim (Hakim-hakim 3-9)

Otniel

Orang Israel melakukan yang jahat di mata Tuhan. Karena itu Tuhan membuat Israel takluk kepada Aram selama 8 tahun.
Ketika orang Israel berseru kepada Tuhan, Tuhan membangkitkan Otniel untuk menyelamatkan Israel. Lalu amanlah negeri itu 40 tahun lamanya.

Ehud

Orang Israel melakukan lagi yang jahat di mata Tuhan. Karena itu Tuhan membuat Israel takluk kepada Moab selama 18 tahun.
Ketika orang Israel berseru kepada Tuhan, Tuhan membangkitkan Ehud untuk menyelamatkan orang Israel. Lalu amanlah negeri itu 80 tahun lamanya.

Samgar

Setelah itu Tuhan membangkitkan juga Samgar yang menyelamatkan orang Israel dari orang Filistin.

Debora

Orang Israel melakukan lagi yang jahat di mata Tuhan. Karena itu Tuhan membuat Israel  takluk kepada Kanaan selama 20 tahun.
Ketika orang Israel berseru kepada Tuhan, Tuhan membangkitkan Debora yang menyelamatkan orang Israel dengan dibantu oleh Barak. Lalu amanlah negeri itu 40 tahun lamanya.

Gideon

Orang Israel melakukan lagi yang jahat lagi di mata Tuhan. Karena itu Tuhan membuat Israel takluk kepada Midian selama 7 tahun.
Ketika orang Israel berseru kepada Tuhan, Tuhan membangkitkan Gideon untuk menyelamatkan orang Israel.
Gideon adalah seorang yang berani merobohkan mezbah Baal ayahnya.
Tuhan meyakinkan Gideon yang memimpin pasukan Israel bahwa mereka bisa menang cukup dengan 300 orang saja. Maka Tuhan membuat Gideon dan 300 orang itu mengalahkan tentara Midian yang jumlahnya lebih dari 100.000 orang.
Lalu amanlah negeri itu 40 tahun lamanya. Setelah Gideon mati, bangsa Israel kembali melupakan Tuhan dan menyembah Baal.

Abimelekh

Abimelekh adalah anak Gideon yang jahat. Ia membunuh saudara-saudaranya dan menobatkan diri sebagai raja.
Tuhan menghukum Abimelekh sehingga ia mati ditimpa batu kilangan.

Jumat, 20 Desember 2019

#31 Bangsa Israel Tinggal di Tanah Kanaan (Yosua 20-24, Hakim-hakim 1-2)

Kota-kota Perlindungan

Tuhan berfirman agar orang Israel menentukan kota-kota perlindungan. Kota perlindungan adalah tempat untuk berlindung bagi orang yang membunuh dengan tidak sengaja.

Kota-kota Untuk Orang Lewi

Tuhan memerintahkan supaya dari setiap tanah pusaka suku Israel, ada kota-kota yang diberikan untuk suku Lewi.

Maka dilakukan lagi pengundian untuk orang Lewi dan mereka mendapat kota-kota di antara tanah pusaka suku-suku lainnya.

Bangsa Israel Hidup Aman di Tanah Kanaan

Setelah orang Israel mendapat daerahnya, Tuhan mengaruniakan keamanan di tanah Kanaan.

Semua janji Tuhan tentang tanah Kanaan yang pernah disampaikan melalui Musa, ditepati oleh Tuhan kepada Bangsa Israel.

Yosua Memberikan Pesan Terakhir

Lama setelah itu ketika Yosua sudah tua, ia memanggil bangsa Israel dan berpidato.

Yosua mengingatkan bangsa Israel agar tetap setia kepada Tuhan.

Yosua mengikat perjanjian dengan bangsa Israel di Sikhem.

Sesudah itu Yosua mati di usia 110 tahun. Juga imam Eleazar bin Harun mati dan dikuburkan.

Keadaan Bangsa Israel Setelah Yosua Mati

Setelah Yosua mati, bangsa Israel melanggar perintah Tuhan yang dulu disampaikan melalui Musa.

Mereka tidak memusnahkan bangsa Kanaan, tetapi malah berteman dan membiarkan mezbah berhala mereka tetap ada. Bahkan bangsa Israel sendiri juga beribadah kepada berhala.

Maka Malaikat Tuhan datang ke Bokhim dan menyampaikan kemarahan Tuhan kepada bangsa Israel.

Tuhan marah dan membuat bangsa-bangsa lain menjadi tidak bisa dikalahkan oleh orang Israel.

Tetapi Tuhan selalu menolong bangsa Israel dengan membangkitkan hakim yang memimpin bangsa Israel keluar dari malapetaka.