Tampilkan postingan dengan label yosua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yosua. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Desember 2019

#31 Bangsa Israel Tinggal di Tanah Kanaan (Yosua 20-24, Hakim-hakim 1-2)

Kota-kota Perlindungan

Tuhan berfirman agar orang Israel menentukan kota-kota perlindungan. Kota perlindungan adalah tempat untuk berlindung bagi orang yang membunuh dengan tidak sengaja.

Kota-kota Untuk Orang Lewi

Tuhan memerintahkan supaya dari setiap tanah pusaka suku Israel, ada kota-kota yang diberikan untuk suku Lewi.

Maka dilakukan lagi pengundian untuk orang Lewi dan mereka mendapat kota-kota di antara tanah pusaka suku-suku lainnya.

Bangsa Israel Hidup Aman di Tanah Kanaan

Setelah orang Israel mendapat daerahnya, Tuhan mengaruniakan keamanan di tanah Kanaan.

Semua janji Tuhan tentang tanah Kanaan yang pernah disampaikan melalui Musa, ditepati oleh Tuhan kepada Bangsa Israel.

Yosua Memberikan Pesan Terakhir

Lama setelah itu ketika Yosua sudah tua, ia memanggil bangsa Israel dan berpidato.

Yosua mengingatkan bangsa Israel agar tetap setia kepada Tuhan.

Yosua mengikat perjanjian dengan bangsa Israel di Sikhem.

Sesudah itu Yosua mati di usia 110 tahun. Juga imam Eleazar bin Harun mati dan dikuburkan.

Keadaan Bangsa Israel Setelah Yosua Mati

Setelah Yosua mati, bangsa Israel melanggar perintah Tuhan yang dulu disampaikan melalui Musa.

Mereka tidak memusnahkan bangsa Kanaan, tetapi malah berteman dan membiarkan mezbah berhala mereka tetap ada. Bahkan bangsa Israel sendiri juga beribadah kepada berhala.

Maka Malaikat Tuhan datang ke Bokhim dan menyampaikan kemarahan Tuhan kepada bangsa Israel.

Tuhan marah dan membuat bangsa-bangsa lain menjadi tidak bisa dikalahkan oleh orang Israel.

Tetapi Tuhan selalu menolong bangsa Israel dengan membangkitkan hakim yang memimpin bangsa Israel keluar dari malapetaka.

#30 Bangsa Israel Mendapat Tanah Kanaan (Yosua 13-19)

Pembagian tanah Kanaan

Suku Ruben, Gad, dan setengah suku Manasye sudah terlebih dahulu mendapat tanah pusaka di sebelah timur sungai Yordan.

Pembagian tanah pusaka di tanah Kanaan dilakukan oleh Yosua, imam Eleazar, dan para kepala suku, dengan cara membuang undi.

Maka keluarlah hasil undian daerah kepada sembilan suku dan setengah suku Manasye.




Kaleb dan Yosua merupakan dua orang yang berjasa, karena mereka menjadi pengintai yang percaya bahwa Allah akan menolong bangsa Israel merebut tanah Kanaan, sekalipun ada 10 pengintai lain yang tidak percaya.

Karena itu Kaleb menjadi orang pertama yang mendapatkan tanah pusaka. Ia mendapatkan daerah  Hebron, sesuai dengan janji Musa.

Yosua juga mendapat tanah pusaka yang dimintanya, yaitu kota Timnat-Serah di pegunungan Efraim. Yosua menjadi yang terakhir mendapatkan tanah pusaka.

Bangsa Israel merebut tanah pusaka mereka

Setelah itu setiap suku pergi ke daerahnya masing-masing dan mengalahkan penduduk Kanaan di daerah mereka.

Saat orang Israel menempatkan Kemah Pertemuan di Silo, Yosua menegur tujuh suku yang belum mendapatkan tanah pusaka karena mereka masih bermalas-malasan.

Bangsa Israel juga tidak sepenuhnya taat pada perintah Tuhan, karena ada orang-orang Kanaan yang dibiarkan tetap hidup di tanah pusaka bangsa Israel.

Kamis, 12 Desember 2019

#29 Bangsa Israel Merebut Kota Yerikho (Yosua 6-12)

Bangsa Israel merebut Kota Yerikho

Yerikho adalah kota di tanah Kanaan yang sangat kuat.

Tuhan memerintahkan Yosua untuk mengalahkan kota Yerikho. Begini perintah Tuhan:
  • Bangsa Israel mengelilingi Yerikho itu sekali saja selama 6 hari berturut-turut
  • Pada hari ketujuh, bangsa Israel mengelilingi Yerikho 7 kali, lalu sangkakala ditiup dan seluruh bangsa Israel bersorak dengan nyaring. Maka tembok Yerikho akan runtuh.
Bangsa Israel menumpas semua orang dan hewan di Yerikho. Tetapi Rahab dan keluarganya diselamatkan karena telah menolong mata-mata Israel.

Dosa dan Hukuman Akhan

Seorang bernama Akhan dari suku Yehuda mencuri barang-barang jarahan Yerikho yang harusnya untuk Tuhan.

Tuhan marah sehingga bangsa Israel dibuat kalah melawan bangsa Ai yang lemah.

Akhirnya Akhan dihukum dengan dilempari batu dan dibakar.

Setelah itu bangsa Israel dapat mengalahkan Ai.

Orang Gibeon membohongi Israel

Orang Gibeon di Kanaan takut terhadap bangsa Israel.

Mereka berbohong dan mengaku datang dari jauh, bukan tinggal di Kanaan. Lalu orang Gibeon dan bangsa Israel membuat perjanjian damai.

Akhirnya orang Israel tahu kalau sebenarnya mereka juga adalah penduduk Kanaan, tetapi tidak bisa membunuh mereka karena sumpah.

Bangsa Israel berperang dengan raja-raja di Kanaan

Raja-raja di Kanaan saling bersekutu untuk melawan bangsa Israel. Tetapi, Tuhan selalu memberikan kemenangan pada bangsa Israel.

Selama pimpinan Yosua, bangsa Israel sudah mengalahkan 31 raja Kanaan.

Jumat, 06 Desember 2019

#28 Bangsa Israel Memasuki Tanah Kanaan (Ulangan 33-34, Yosua 1-5)

Kematian Musa

Tuhan menyuruh Musa naik ke gunung Nebo untuk memandang tanah Kanaan yang akan diberikan kepada bangsa Israel.

Musa memberkati bangsa Israel di atas gunung Nebo, lalu mati dalam usia 120 tahun.

Bangsa Israel Memasuki Tanah Kanaan

Tuhan memberi perintah kepada Yosua untuk merebut tanah Kanaan.

Yosua memerintahkan dua orang pengintai untuk mengamati kota Yerikho. Ketika pengintai Israel hampir ketahuan, mereka ditolong oleh perempuan bernama Rahab.

Kedua pengintai berjanji keluarga Rahab akan tetap selamat saat bangsa Israel menyerang Yerikho. Dua pengintai itu pun pulang dan melapor pada Yosua.

Untuk memasuki tanah Kanaan, bangsa Israel harus menyeberangi sungai Yordan. Tuhan membuat aliran sungai Yordan terputus sehingga seluruh bangsa Israel bisa lewat di tanah yang kering.

Tuhan menyuruh bangsa Israel mengambil dua belas batu dari dalam sungai Yordan sebagai peringatan.

Setelah itu bangsa Israel sampai di Gilgal. Mereka disunat dan merayakan Paskah.

Sejak hari itu, mereka memakan roti dari gandum tanah Kanaan.

Manna, roti dari langit itu, tidak turun lagi.