Rabu, 17 April 2019

Rangkuman Kitab Ibrani

Surat Ibrani ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang telah percaya kepada Yesus. Mereka sempat mengalami kebingungan antara ajaran di perjanjian lama (Hukum Taurat) dengan ajaran di perjanjian baru (Injil).

Sebenarnya baik zaman dahulu maupun sekarang, Allah lah yang berbicara kepada manusia. Pada zaman dahulu Allah berbicara dengan perantaraan nabi-nabi, namun sekarang Allah berbicara melalui Anak-Nya yaitu Tuhan Yesus.

Yesus sangat spesial dan melebihi malaikat-malaikat dan melebihi Musa karena:

  • Oleh Dia Allah menciptakan alam semesta
  • Ia adalah cahaya kemuliaan Allah
  • Ia menopang semua yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan
  • Ia telah selesai mengadakan penyucian dosa
  • Ia saat ini duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi

Jangan sampai ada orang yang mengeraskan hati dari iman kepada Yesus, karena orang itu akan binasa.

Kristus adalah imam yang lebih tinggi daripada imam bangsa Israel yaitu suku Lewi.
Hal ini dibuktikan oleh sejarah yaitu: pada zaman dahulu Abraham pernah diberkati oleh imam bernama Melkisedek. Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah yang mahatinggi. Imam Melkisedek melambangkan Kristus sebagai imam, sedangkan Abraham adalah nenek moyang imam bangsa Israel.

Karena itu, bila imam orang Israel saja menghormati imam Melkisedek, maka bangsa Israel harus terlebih lagi menghormati Kristus, yang sudah menjadi imam selama-lamanya menurut peraturan Melkisedek.

Yesus Kristus adalah imam besar pada perjanjian baru, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di sorga.

Pada zaman dahulu imam besar suku Lewi masuk ke tempat kudus dan mempersembahkan darah domba jantan dan darah anak lembu untuk menguduskan umat setiap tahun.
Tetapi Yesus Kristus sebagai imam besar mempersembahkan darah-Nya sendiri cukup satu kali untuk selamanya untuk menebus dosa manusia.

Oleh darah Yesus kita semua mendapatkan keselamatan yang sejati. Karena Yesus, kita yang tadinya berdosa menjadi layak masuk ke tempat kudus dan menghadap Allah.

Iman adalah: dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Inilah orang-orang pada perjanjian lama yang menjadi saksi-saksi iman:

  1. Karena iman Habel mempersembahkan korban kepada Allah yang lebih baik daripada Kain
  2. Karena iman Henokh tidak mati melainkan terangkat ke sorga
  3. Karena iman Nuh dengan taat mempersiapkan bahtera dan diselamatkan dari air bah
  4. Karena iman Abraham taat ketika dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya, mendapatkan anak di usia yang tua, dan ketika dicobai ia rela mempersembahkan anak-Nya kepada Allah
  5. Karena iman Ishak memandang jauh ke depan dan memberkati Yakub dan Esau
  6. Karena iman Yakub memberkati kedua anak Yusuf
  7. Karena iman Yusuf menjelang matinya memberitakan bahwa orang Israel akan keluar dari Mesir
  8. Karena iman Musa setia pada bangsanya walau ia dirawat puteri Firaun dan taat menjalankan tugas memimpin bangsa Israel
  9. Karena iman bangsa Israel meruntuhkan tembok Yerikho
  10. Karena iman Rahab tidak turut binasa bersama bangsanya tetapi diselamatkan
Dan masih banyak lagi saksi iman yang menerima banyak mujizat dan mengalahkan musuh-musuhnya.

Tetapi ada juga saksi iman yang tidak menerima pembebasan di dunia, tetapi mati dianiaya atas nama Yesus. Mereka ini akan mendapat kebangkitan yang lebih baik.

Karena itu kita harus berlomba dengan tekun dan memikul salib dengan mata yang tertuju kepada Yesus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar