Esau dan Yakub
Abraham meninggal di usia 175 tahun dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkannya di gua Makhpela tempat Sara dikuburkan.
Ishak berdoa karena isterinya mandul dan Tuhan mendengar. Tuhan memberikan anak kembar dan memberi petunjuk bahwa dua bangsa ada dalam kandungan Ribka dan yang tua akan menjadi hamba yang muda.
Ketika lahir, anak pertama berwarna merah, tubuhnya berbulu, sebab itu dinamai Esau. Anak kedua memegang tumit Esau sebab itu dinamai Yakub.
Ketika mereka besar, Esau suka berburu dan Yakub suka tiinggal di kemah. Ishak sayang kepada Esau, tetapi Ribka sayang kepada Yakub.
Ketika Yakub sedang memasak roti dan masakan kacang merah, Esau meminta masakannya dengan menjual hak kesulungannya kepada Yakub.
Timbullah kelaparan di negeri itu lalu Isakh pergi ke Gerar, kepada Abimelekh. Isakh mengatakan tentang Ribka "dia saudaraku". Ketika Abimelekh tahu bahwa Ribka adalah isteri Ishak, Abimelekh mengatakan kepada seluruh bangsa agar jangan mengganggu mereka.
Di tanah itu Tuhan memberkati Ishak meskipun ia sering berseteru dengan orang Gerar karena memperebutkan sumur. Setelah Ishak bersumpah tidak akan bermusuhan dengan Abimelekh, ia mendapat sumur baru dan dinamai Bersyeba.
Esau mengambil orang Het sebagai isteri sehingga Ishak dan Ribka bersedih.
Yakub mendapat berkat sebagai anak sulung
Ketika Ishak bermaksud memberkati Esau yang merupakan anak sulung, ia meminta Esau datang membawa makanan kepadanya, namun dengan bantuan Ribka, Yakub datang mendahului Esau dengan berpura-pura sebagai Esau. Lalu Ishak memberkati Yakub dengan berkat melimpah sebagai anak sulung. Esau sangat marah kepada Yakub, karena itu Ribka menyuruh Yakub pergi kepada Laban saudaranya di Haran.Dalam perjalanan dari Bersyeba ke Haran, Yakub bermalam di suatu tempat dan bermimpi melihat didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit dan tampaklah malaikat Allah turun naik di tangga itu. Allah berkata akan memberkati dan menyertai Yakub. Yakub mendirikan tugu dan bernazar di sana, ia menamai tempat itu Betel.
Keluarga Yakub
Di Haran, Yakub bertemu dengan Rahel anak Laban, lalu ia pun menemui Laban dan tinggal padanya. Sebulan kemudian, Laban menawarkan upah bekerja pada Yakub, dan Yakub berkata ia mau bekerja tujuh tahun pada Laban untuk mendapatkan Rahel sebagai istrinya.Tujuh tahun kemudian, Yakub meminta Rahel untuk menikah dengannya, namun secara diam-diam Laban justru memberikan Lea, kakak Rahel. Laban beralasan bahwa sudah menjadi kebiasaan kakak menikah terlebih dahulu daripada adiknya. Setelah genap tujuh hari pernikahan dengan Lea, barulah Laban memberikan Rahel kepada Yakub, tetapi Yakub harus bekerja pada Laban tujuh tahun lagi.
Anak-anak Yakub:
- Ruben (dari Lea)
- Simeon (dari Lea)
- Lewi (dari Lea)
- Yehuda (dari Lea)
- Dan (dari Bilha, budak Rahel)
- Naftali (dari Bilha, budak Rahel)
- Gad (dari Zilpa, budak Lea)
- Asyer (dari Zilpa, budak Lea)
- Isakhar (dari Lea)
- Zebulon (dari Lea)
- Yusuf (dari Rahel)
- bersambung
Yakub ingin hidup mandiri dari Laban, tetapi Laban menahan dengan menawarkan upah lagi pada Yakub. Yakub mau lagi menggembalakan ternak Laban, upahnya adalah setiap ternak Laban yang berbintik-bintik dan berbelang-belang serta berwarna hitam menjadi milik Yakub. Yakub tinggal menggembalakan ternak Laban sementara ternaknya sendiri dijaga oleh anak-anaknya. Setiap Yakub meletakkan dahan pohon yang dikupas sehingga berbelang-belang atau berbintik-bintik di tempat minum ternak Laban, maka kambing domba itu akan menghasilkan anak yang berbelang-belang dan berbintik-bintik juga, sehingga menjadi hak Yakub. Maka bertambah banyaklah harta Yakub.
Laban dan anak-anaknya mulai tidak suka kepada Yakub karena merasa hartanya diambil. Tuhan berfirman kepada Yakub agar pulang ke tempat nenek moyangnya. Lalu Yakub dan segala miliknya pergi tanpa sepengetahuan Laban, tetapi Rahel mencuri terafim Laban. Ketika Laban tahu Yakub pergi, ia menyusul Yakub. Laban tidak marah tetapi ia menanyakan terafimnya yang dicuri. Rahel menyembunyikan terafim itu di pelana untanya dan mendudukinya dan beralasan bahwa ia sedang haid, sehingga terafim itu tidak ditemukan. Akhirnya Yakub dan Laban mendirikan tugu perjanjian lalu berpisah.
Lama Yakub tinggal pada Laban adalah 20 tahun: 14 tahun untuk mendapatkan Lea dan Rahel, 6 tahun untuk mendapatkan ternak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar