Kamis, 06 Agustus 2020

#56 Pemerintahan Raja Asa, Raja Yosafat, dan Raja Yoram (2Tawarikh 15-21)

Raja Asa

Sudah lama bangsa Yehuda hidup jauh dari Allah, sehingga banyak kekacauan di antara penduduk. Nabi Azarya bin Oded menyampaikan firman Tuhan kepada Asa, supaya Asa kembali mencari Tuhan.

Maka Asa membawa bangsa Yehuda kembali kepada Tuhan. Selama beberapa tahun lamanya, negeri Yehuda aman dari perang.

Suatu ketika, Baesa, Raja Israel, mau berperang dengan bangsa Yehuda. Sayangnya Asa bukannya meminta pertolongan Tuhan, tetapi malah meminta pertolongan raja Aram dengan bayaran emas dan perak dari rumah Tuhan. Hal ini membuat Tuhan marah dan mengingatkan Asa melalui nabi Hanani. Bukannya bertobat, Asa malah memasukkan Hanani ke penjara. Setelah itu ketika Asa terkena sakit, Asa tidak juga mencari pertolongan Tuhan melainkan mencari pertolongan tabib-tabib. 

Raja Asa pun mati dan digantikan oleh Yosafat, anaknya.

Raja Yosafat

Raja Yosafat hidup taat kepada Tuhan sehingga Tuhan membuat kerajaan Yehuda semakin kokoh. Yosafat menjauhkan berhala dan mengajarkan Taurat Tuhan di seluruh kota-kota Yehuda. 
Tuhan membuat Raja Yosafat menjadi sangat kuat dan memiliki tentara yang gagah perkasa, sehingga bangsa-bangsa lain tidak berani memusuhi Yehuda.

Tetapi setelah Yosafat menjadi kaya dan terhormat, ia malah bersahabat dengan Ahab, raja Israel yang jahat. Mereka pergi berperang melawan bangsa Aram walaupun sudah diingatkan oleh nabi Tuhan yang bernama Mikha bin Yimla. 
Sesuai nubuat nabi Mikha, Israel dan Yehuda kalah dari tentara Aram. Bahkan, Raja Ahab mati dalam perang itu. Setelah Yosafat pulang dengan selamat karena pertolongan Tuhan, nabi Yehu bin Hanani menegur Yosafat karena Yosafat bersahabat dengan Ahab yang jahat.

Setelah itu bani Amon dan Moab datang berperang melawan Yosafat. Yosafat mencari pertolongan Tuhan. Tuhan berfirman bahwa Tuhan akan menolong bangsa Yehuda tanpa bangsa itu berperang sama sekali. Tuhan membuat pasukan Amon dan Moab saling berperang dengan penduduk Seir sehingga semuanya mati. Bangsa Yehuda pun memuji-muji Tuhan.

Tetapi Raja Yosafat bersekutu lagi dengan Raja Israel yang jahat yaitu Ahazia untuk membuat kapal-kapal yang berlayar ke Tarsis. Tuhan tidak suka dan membuat kapal-kapal itu pecah dan usaha mereka gagal.

Yosafat mati dan digantikan oleh Yoram, anaknya.

Raja Yoram

Yoram adalah raja yang jahat. Ia membunuh semua saudaranya untuk mengamankan kekuasaan. Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel yang menyembah kepada allah lain karena ia menikah dengan anak Ahab, Raja Israel.
Tuhan membuat bangsa-bangsa maju berperang dan mengalahkan Yehuda. Bahkan raja Yoram dihukum dengan penyakit yang parah dan akhirnya mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar