Jumat, 05 Februari 2021

#80 Nabi Yeremia Dibenci oleh Bangsanya (Yeremia 11-18)

Yeremia Ditolak Karena Memberitakan Firman Tuhan

Anatot adalah daerah suku Benyamin yang menjadi tempat tinggal Yeremia. Penduduk Anatot mengancam membunuh Yeremia bila Yeremia terus memberitakan nubuatan dari Tuhan. Karena itu Tuhan berfirman akan membuat semua penduduk Anatot mati.

Yeremia mengeluh kepada Tuhan dan bertanya "mengapa orang fasik yang jahat tetap hidup sejahtera?"
Tuhan menjawab bahwa memang Tuhan akan menghukum umat-Nya, tetapi nantinya Tuhan akan kembali mengasihi Yehuda dan bangsa-bangsa lainnya yang juga mau bertobat.

Hukuman Tuhan Untuk Bangsa Yehuda

Melalui Yeremia, Tuhan memberikan tanda-tanda untuk menyampaikan pesan untuk bangsa Yehuda:
  1. Ikat pinggang yang menjadi lapuk dan tidak berguna: artinya bangsa Yehuda akan menjadi tidak berguna lagi karena mereka melepaskan diri dari Tuhan
  2. Buyung anggur yang dipecahkan: artinya bangsa Yehuda akan dihancurkan tanpa ampun

Tuhan Mengajari Yeremia dengan Perumpamaan

Yeremia merasa sedih karena ia telah menyampaikan firman Tuhan tetapi malah dibenci dan mau dibunuh oleh bangsanya sendiri. Apalagi bangsa Yehuda tetap tidak bertobat meski sudah mendengar peringatan Yeremia. Dalam kesedihannya ia terus berdoa kepada Tuhan.

Tuhan menyuruh Yeremia melihat tukang periuk dan mengajarkan bahwa umat-Nya di tangan Tuhan adalah seperti bejana di tangan tukang periuk yang apabila rusak bisa diubah menjadi bejana lain sesuai kehendak tukang periuk itu.
Tuhan juga berdaulat untuk mengubah rencana berkat-Nya menjadi hukuman bila umat-Nya tidak taat. Sebaliknya, Tuhan juga berdaulat untuk mengubah rencana hukuman-Nya menjadi pengampunan bila umat-Nya bertobat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar