Senin, 03 Mei 2021

#92 Nabi Hosea dan Istrinya yang Tidak Setia (Hosea 1-14)

Nabi Hosea adalah nabi Tuhan yang hidup di kerajaan Israel Utara.

Tuhan memerintahkan Hosea untuk menikahi seorang perempuan bernama Gomer. Gomer adalah seorang perempuan yang tidak setia. Hosea pun taat dan menikah dengan Gomer. Melalui pernikahan Hosea, Tuhan bermaksud menunjukkan bagaimana bangsa Israel yang berdosa itu tetap dikasihi oleh Tuhan.

Apa dosa yang dilakukan bangsa Israel? Mereka melakukan kejahatan dan kekerasan karena mereka menolak untuk mengenal Allah dan Firman-Nya. Mereka tidak setia pada Tuhan, menyembah berhala, dan berusaha mengandalkan kekuatan bangsa lain, yaitu Mesir dan Asyur. Memang bangsa Israel seolah berdoa dan beribadah kepada Allah tetapi semua hanya pura-pura dan tidak dari hati.

Gomer pun melahirkan tiga anak. Nama ketiga anak itu adalah tanda-tanda nubuat apa yang akan terjadi pada Israel.

  • Anak pertama (laki-laki) dinamai Yizreel, yang artinya Allah mencerai-beraikan
  • Anak kedua (perempuan) dinamai Lo-Ruhama, yang artinya tidak disayangi
  • Anak ketiga (laki-laki) dinamai Lo-Ami, artinya bukan umat-Ku
Seperti bangsa Israel yang tidak setia, Gomer pun pergi meninggalkan Hosea. Setelah itu, Gomer ternyata malah jatuh melarat bahkan harus menjual diri sebagai budak.

Keadaan Gomer yang menderita menggambarkan kesusahan bangsa Israel akibat dosa mereka. Mereka akan diserbu oleh Asyur dan mengalami penderitaan dalam pembuangan.

Tetapi Allah menjanjikan keselamatan yaitu: suatu saat orang Yehuda dan Israel akan kembali berkumpul bersama, mengangkat seorang pemimpin, dan tinggal di negeri mereka. Ketika itu Yizreel akan bermakna "Allah menabur umat-Nya di negeri mereka sendiri". Allah juga akan menyayangi kembali Lo-Ruhama menjadi Ruhama (yang disayangi) dan mengakui Lo-Ami menjadi Ami (umat Tuhan).

Sebagai gambaran besarnya kasih setia Tuhan, Tuhan berfirman kepada Hosea untuk kembali mencintai Gomer. Hosea pun membayar sejumlah uang supaya Gomer bisa dibebaskan. Setelah itu Hosea kembali berdamai dengan Gomer dan mengingatkannya agar menjadi istri yang setia.

Hosea pun terus mengingatkan bangsa Israel juga untuk bertobat kepada Allah dengan sungguh-sungguh karena Allah juga merindukan Israel untuk kembali hidup dalam persekutuan yang indah bersama Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar