Sabtu, 26 Juni 2021

#99 Habakuk Memahami Keadilan Allah (Habakuk 1-3)

Kitab Habakuk ditulis oleh nabi Habakuk. Habakuk adalah nabi di Yehuda pada penghujung zaman raja-raja, menjelang keruntuhan kerajaan Yehuda.

Awalnya Habakuk mengeluh karena Tuhan membiarkan ketidakadilan yang dilakukan oleh orang-orang sebangsanya, yaitu bangsa Yehuda.
Tuhan menjawab bahwa Tuhan akan menghukum bangsa Yehuda dengan perantaraan bangsa Babel.
Habakuk terkejut karena Tuhan yang akan membiarkan bangsa Babel yang lebih jahat itu menang.

Tuhan menjawab bahwa Allah memakai Babel untuk menyadarkan bangsa Yehuda. Tetapi hukuman atas Babel akibat dosa mereka tetap akan dilakukan pada waktu yang ditentukan Tuhan. Orang yang sombong dan jahat pasti akan tetap dalam hukuman Allah, tetapi orang yang benar akan hidup oleh percayanya. Bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan Tuhan, seperti air yang menutupi dasar laut.

Habakuk bersyukur dan memuji Allah atas rencana-Nya yang hebat. Bangsa Israel juga nabi Habakuk harus dapat menerima keadilan Allah dengan iman bukan dengan akal dan pemahaman mereka sendiri.

Habakuk menaikkan doa nyanyian untuk memuliakan Allah. Bahkan sebagai pengakuan imannya bahwa Tuhanlah sumber sukacita yang sejati Habakuk berkata: sekalipun pohon-pohon dan ladang-ladang tidak menghasilkan buahnya, dan tidak ada ternak dalam kurungan, namun aku akan tetap bersukacita di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar