Jumat, 11 Februari 2022

#129 Yesus Diurapi Perempuan Berdosa (Lukas 7)

Suatu hari seorang Farisi bernama Simon mengundang Yesus untuk datang makan ke rumahnya. Tetapi ia tidak menyambut Yesus dengan cara menyambut tamu yang sesuai dengan kesopanan umum di zaman itu: memberi ciuman salam, air untuk membasuh kaki, dan minyak untuk mengurapi kepala. 

Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah Simon, datanglah ia ke sana.

Sambil menangis perempuan itu datang ke dekat kaki Yesus, lalu membasahi kaki Yesus itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian perempuan itu mencium kaki Yesus dan meminyakinya dengan minyak wangi.

Ketika Simon orang Farisi melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Yesus ini nabi, Yesus tentu tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."

Walaupun Simon hanya berkata dalam hati, Yesus tahu apa yang dipikirkannya. 
Lalu Yesus berkata kepada Simon: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."

Yesus menceritakan perumpamaan: "Ada seseorang memberi hutang pada dua orang. Yang satu berhutang lima ratus dinar, yang satunya lima puluh dinar. Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi pemberi hutang itu?"

Jawab Simon: "Menurutku, yang lebih banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu. Lihatlah perempuan ini, ia membasahi kaki-Ku dengan air matanya, menyekanya dengan rambutnya, mencium dan meminyakinya dengan minyak wangi. Tapi kamu yang mengundang aku, tidak memberi air untuk membasuh kaki-Ku, tidak mencium Aku dan tidak menuangkan minyak ke kepala-Ku."

Yesus menjelaskan bahwa pantas saja perempuan berdosa itu lebih banyak berbuat kasih dibandingkan Simon yang seorang Farisi, karena dosanya yang banyak itu telah diampuni. Sementara orang yang tidak merasa sadar akan dosanya, akan sedikit diampuni, dan sedikit juga berbuat kasih. 

Lalu Yesus berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."

Semua orang yang duduk makan bersama Yesus, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"

Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar