Sabtu, 30 Juli 2022

#152 Perumpamaan Tentang Kerajaan Sorga (Matius 18)

Yesus mengajar murid-murid-Nya, kata-Nya: "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dulu dia sendirian saja di tempat tertutup. Jika ia tidak mendengarkan, bawalah seorang atau dua orang lagi, sebagai saksi. Jika ia tidak mendengarkan juga, sampaikan kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, anggaplah dia orang yang tidak mengenal Allah."

Yesus berkata juga: "Jika dua orang dari padamu sepakat meminta apa pun, permintaan itu akan dikabulkan oleh Bapa di sorga.
Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"

Yesus berkata: "Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.

Dalam perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang hamba yang berhutang sepuluh ribu talenta.

Tetapi karena orang itu tidak mampu membayar hutangnya, raja memerintahkan supaya ia dijual beserta anaknya isterinya dan segala miliknya untuk membayar hutangnya.

Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu tuan, segala hutangku akan kubayar.

Melihat hambanya itu, tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan, sehingga ia menghapuskan hutang hambanya itu, hamba itu tidak usah lagi membayar hutangnya kepada raja.

Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan temannya seorang hamba lain yang berhutang hanya seratus dinar kepadanya, jauh lebih kecil daripada hutangnya yang baru dihapuskan raja.

Ia menangkap dan mencekik temannya itu, katanya: Bayar hutangmu!

Maka sujudlah temannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kubayar.

Tetapi hamba itu menolak dan menyerahkan temannya itu ke dalam penjara sampai hutangnya bisa dibayar. 

Melihat itu teman-temannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan perbuatan hamba itu kepada raja.

Raja menyuruh memanggil hamba itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohon kepadaku.
Bukankah kamu harusnya mengasihani temanmu seperti aku telah mengasihani engkau?

Maka marahlah raja itu dan menghukumnya dengan berat sampai ia membayar seluruh hutangnya."

Yesus mengajarkan bahwa Bapa di sorga sudah mengampuni kita lebih dulu dengan segala dosa kita yang amat banyak. Jadi jika kita tidak mengampuni saudara kita dengan segenap hati, itu adalah perbuatan yang sangat tidak pantas, dan Bapa di sorga akan berbuat seperti raja itu yang pada akhirnya menghukum hambanya itu dengan lebih berat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar