Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
Di situ ada seorang bernama Zakheus, ia sangat kaya, dan dia adalah kepala pemungut cukai.
Pemungut cukai adalah orang-orang Yahudi yang bertugas mengumpulkan pajak dari masyarakat Yahudi untuk diserahkan pada pemerintah Romawi. Pada zaman Yesus, orang yang pekerjaannya memungut cukai dibenci oleh orang Yahudi, karena:
1. Mereka menarik pajak untuk pemerintah Romawi yang dianggap musuh dan penjajah oleh bangsa Yahudi
2. Ditariknya pajak dirasa memberatkan rakyat, apalagi ada di antara pemungut cukai yang tidak jujur, mereka menarik pajak dari rakyat dengan jumlah melebihi seharusnya untuk keuntungan pribadi mereka
3. Ada juga di antara pemungut cukai yang menggunakan cara yang kejam untuk menagih pajak
Zakheus berusaha untuk melihat Yesus, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak mengelilingi Yesus, sedangkan badan Zakheus pendek.
Maka berlarilah Zakheus mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di bawah pohon itu.
Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Mendengar perkataan Yesus, Zakheus sangat senang. Zakheus segera turun dan menerima Yesus di rumahnya.
Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Yesus menumpang di rumah orang berdosa."
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Kata Yesus kepada Zakheus: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham.
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar