Sabtu, 09 September 2023

#205 Yesus Berdoa di Taman Getsemani (Matius 26, Markus 14, Lukas 22)

Setelah perjamuan Paskah terakhir, Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke luar kota dan sebagaimana biasa mereka menuju ke Bukit Zaitun. Di kaki bukit itu ada sebuah taman yang bernama Getsemani. 

Sesampainya di sana, Yesus mau memisahkan diri untuk berdoa. Kepada murid-murid-Nya Yesus berpesan: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."

Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes beserta dengan-Nya. Yesus yang sudah mengetahui bahwa sebentar lagi Ia akan ditangkap dan disalibkan berkata pada tiga murid-Nya itu: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini, berdoa dan berjaga-jagalah dengan Aku supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan."

Maka Yesus maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, pada Bapa. Yesus berkata: "Ya Bapa-Ku, tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku. Tetapi janganlah terjadi seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada Yesus untuk memberi kekuatan kepada-Nya. 
Yesus sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa, hingga keringat-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

Setelah itu Ia kembali kepada Petrus, Yakobus, dan Yohanes dan mendapati mereka sedang tidur. 

Yesus berkata kepada Petrus: "Tidak bisakah kamu berjaga-jaga satu jam saja dengan Aku?
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Lalu Yesus pergi dan berdoa lagi untuk kedua kali, kata Yesus: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"

Dan ketika Yesus kembali lagi, ternyata Petrus, Yakobus, dan Yohanes tertidur lagi. 

Yesus membiarkan mereka di situ lalu pergi ketiga kalinya untuk berdoa hal yang sama.

Sesudah itu Yesus datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Tetapi lihat! Saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar