Sabtu, 23 September 2023

#207 Yesus Diadili di Mahkamah Agama (Matius 26, Markus 14, Lukas 22, Yohanes 18)

Setelah Yesus ditangkap di taman Getsemani, pasukan suruhan orang Yahudi membawa Yesus pada Imam Besar Hanas. Hanas adalah mertua dari Imam Besar Kayafas, yang sudah sejak lama memimpin perencanaan untuk membuat Yesus dihukum mati.

Maka mulailah Hanas menanyai Yesus tentang ajaran-Nya.

Jawab Yesus kepadanya: "Aku berbicara terus terang kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan."

Ketika Yesus mengatakan hal itu, seorang penjaga yang berdiri di situ, menampar muka Yesus sambil berkata: "Begitukah jawab-Mu kepada Imam Besar?"

Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?"

Maka Hanas mengirim Yesus yang masih terbelenggu kepada Imam Besar Kayafas.

Di hadapan Kayafas telah berkumpul ahli-ahli Taurat dan tua-tua bangsa Yahudi.

Imam-imam kepala dan seluruh Mahkamah Agama  mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, tetapi mereka tidak mendapat alasan agar Yesus dihukum.

Lalu tampillah dua orang, yang menuduh Yesus: "Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah buatan tangan manusia ini dan dalam tiga hari akan Kudirikan yang lain, yang bukan buatan tangan manusia."

Lalu Kayafas berkata: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?"

Mendengar itu Yesus tetap diam.

Kayafas bertanya lagi pada Yesus: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."

Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

Maka Kayafas mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar apa yang dikatakan-Nya. Bagaimana pendapat kamu?"

Orang-orang yang ada di situ menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"

Orang-orang yang menahan Yesus juga mempermainkan Yesus. Mereka meludahi muka Yesus dan menutupi muka-Nya, mereka juga memukul Yesus dan berkata: "Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?"

Dan banyak lagi hinaan yang diucapkan mereka pada Yesus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar