Jumat, 08 Desember 2023

#217 Yesus Menampakkan Diri Kepada Murid-murid-Nya (Matius 28, Markus 16, Lukas 24, Yohanes 20)

Setelah Yesus mati, murid-murid Yesus menjadi sangat sedih. Setelah tubuh Yesus menghilang dari kubur, Maria Magdalena, juga Kleopas dan seorang temannya, telah bertemu dengan Yesus. Mereka cepat-cepat memberitahukan kepada murid-murid Yesus bahwa Yesus sudah bangkit. Tetapi murid-murid Yesus tidak percaya pada berita itu.

Ketika murid-murid Yesus sedang berkumpul di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci, tiba-tiba Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Mereka terkejut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Yesus berkata: "Mengapa kamu terkejut? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku, Aku sendirilah ini, seandainya Aku hantu, aku tidak punya daging dan tulang"

Melihat Yesus yang hidup di depan mata mereka, murid-murid merasa senang tapi juga heran.

Kemudian Yesus meminta makanan kepada murid-murid-Nya dan mereka memberikan sepotong ikan goreng pada Yesus. Yesus memakan ikan itu dengan dilihat semua murid-Nya.

Tetapi Tomas tidak ada ketika Yesus menampakkan diri kali itu.

Setelah kejadian itu, murid-murid lain bertemu dengan Tomas dan memberi kabar padanya "Kami telah melihat Tuhan!"

Tetapi Tomas tidak percaya dan berkata "Aku baru akan percaya kalau aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, dan mencucukkan jariku ke bekas paku itu, juga mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya."

Delapan hari kemudian, murid-murid Yesus berkumpul lagi di rumah itu dan kali ini Tomas ada bersama mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata "Dama sejahtera bagi kamu!"

Yesus tahu bahwa Tomas sempat berkata pada murid-murid lainnya bahwa ia belum percaya. Maka Yesus berkata pada Tomas: "Taruhlah jarimu di tangan-Ku dan lambung-Ku, dan jangan engkau tidak percaya lagi."

Tomas menjawab: "Ya Tuhanku dan Allahku!"

Yesus berkata: "Engkau baru percaya setelah melihat. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar