Dalam pelayanan Yesus di dunia, Yesus sudah memilih 12 murid untuk menyertai-Nya dan diutus-Nya memberitakan Injil. Murid-murid Yesus ini disebut "rasul" yang artinya "orang yang diutus".
Tetapi salah seorang rasul yaitu Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus telah mati.
Setelah Yesus naik ke sorga dan rasul-rasul itu kembali ke kota Yerusalem, mereka dan juga murid-murid Yesus lainnya berkumpul untuk menunggu Roh Kudus yang dijanjikan. Jumlah mereka kira-kira 120 orang banyaknya.
Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah lalu berkata:
"Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu.
Dahulu Yudas termasuk bagian dari kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini.
Tetapi dalam kitab Mazmur, yang ditulis Daud melalui hikmat Roh Kudus, tertulis demikian: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya. Biarlah jabatannya diambil orang lain.
Jadi sesuai isi Kitab Suci tersebut, harus ditambahkan kepada kami seseorang, yaitu mereka yang senantiasa bersama dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,
yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami. Orang itu akan menjadi bersaksi bersama kami tentang kebangkitan Yesus."
Lalu semua orang di sana mengusulkan dua orang: yang pertama Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan yang kedua Matias.
Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,
untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh."
Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia juga menjadi rasul bersama 11 rasul lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar