Sabtu, 27 Juni 2026

[27] Pemberontakan Bangsa Israel (Bilangan 11-15, Ulangan 1)

Part 1 - Api Tuhan di Tabera

Saat dalam perjalanan, bangsa Israel mengeluh di hadapan Tuhan tentang berbagai kesulitan hidup mereka.

Ketika TUHAN mendengar keluhan itu, Tuhan marah sehingga api TUHAN menyala dan menyambar beberapa orang di tepi perkemahan. 

Lalu bangsa Israel berteriak minta tolong kepada Musa, dan Musa berdoa kepada TUHAN; sehingga api itu padam. 

Sejak itu tempat itu dinamai Tabera yang artinya "kobaran api". 

Part 1 - Bangsa Israel Ingin Makan Daging

Beberapa orang mulai kemasukan nafsu rakus, sehingga bangsa Israel mengeluh lagi dan berkata, "Siapa yang akan memberi kita makan daging? Ketika masih di Mesir kita bisa makan makanan enak sementara di sini kita cuma bisa makan manna."

Melihat itu, Tuhan sangat marah. Musa juga tertekan dan menyampaikan kepada Tuhan tentang bebannya yang berat memimpin bangsa Israel sendirian. 

Tuhan mendengarkan Musa dan memerintahkannya mengumpulkan 70 tua-tua Israel. Tuhan kemudian mengambil sebagian Roh yang hinggap pada Musa lalu menaruhnya pada tujuh puluh tua-tua itu, sehingga mereka bisa berbagi tanggung jawab memimpin bangsa Israel dengan Musa.

Tuhan juga berkata pada Musa bahwa Ia akan memberi daging yang banyak pada bangsa Israel sampai mereka akan bosan, bahkan sampai sebulan lamanya.

Awalnya Musa bingung dari mana menyediakan daging untuk bangsa Israel yang sangat banyak itu?

Tetapi keesokkan harinya bertiuplah angin yang membawa burung puyuh yang sangat banyak ke perkemahan bangsa Israel.

Tetapi selagi daging itu ada di mulut mereka dan belum dikunyah, Tuhan menghukum bangsa Israel dengan tulah sehingga orang-orang yang rakus banyak yang meninggal dan dikuburkan.

Itulah sebabnya tempat itu dinamai Kibrot-Taawa yang artinya "kuburan orang rakus".

Pemberontakan Miryam dan Harun

Ketika bangsa Israel di daerah Hazerot, Miryam dan Harun berkata...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar