Tuhan memberitahu Musa bahwa sebentar lagi Musa akan mati di Pegunungan Abarim.
Di sana Musa hanya bisa melihat Tanah Kanaan yang akan diberikan kepada bangsa Israel dari jauh sebelum ia mati. Musa tidak boleh masuk ke tanah Kanaan karena kesalahan Musa dan Harun yang tidak menghormati Tuhan saat peristiwa di mata air Meriba.
Mendengar itu, Musa memohon agar Tuhan menetapkan seorang pemimpin baru atas bangsa Israel agar mereka tidak seperti domba tanpa gembala. Maka Tuhan menunjuk Yosua bin Nun, seorang yang penuh dengan Roh, untuk menggantikan Musa. Tuhan menyampaikan bahwa penunjukkan Yosua harus dilakukan di depan imam dan seluruh bangsa Israel.
Sesuai perintah Tuhan, Musa menghadapkan Yosua kepada Imam Eleazar dan seluruh umat Israel. Musa menumpangkan tangannya di atas Yosua lalu memberikan sebagian dari otoritasnya kepada Yosua. Sejak saat itu, seluruh umat Israel harus mendengarkan Yosua, dan Yosua harus berdiri di depan imam Eleazar untuk menanyakan petunjuk Tuhan melalui Urim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar