Surat 1-3 Yohanes ditulis oleh rasul Yohanes.
Yohanes ingin memberi kesaksian tentang Yesus karena Yohanes sebagai murid Yesus mengenal Yesus secara langsung. Yohanes menyebut Yesus adalah Firman yang hidup.
Allah adalah terang. Jadi, kita pun harus hidup dalam terang.
Jika kita mengaku dosa kita, Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni dosa kita dan menyucikan kita dari kejahatan.
Yang menjadi pengantara kita kepada Bapa adalah Yesus Kristus.
Allah itu kasih. Kita harus hidup sebagai anak-anak Allah, yaitu saling mengasihi, dan tetap di dalam ajaran Kristus.
Yohanes mengingatkan jemaat agar tidak tertipu oleh guru-guru palsu dan antikristus. Antikristus adalah orang yang menyangkal Yesus adalah Kristus.
Barangsiapa percaya Yesus adalah Kristus yang lahir dari Allah, akan memperoleh hidup yang kekal.
Surat 3 Yohanes dikirimkan untuk Gayus. Gayus adalah seorang yang penuh kasih dan setia melayani para misionaris yang berkeliling menyebarkan Injil. Yohanes mengingatkan Gayus untuk jangan meniru pengaruh buruk, contohnya Diotrefes yang tidak mau mengakui para rasul. Tetapi tirulah orang yang berbuat baik dan benar, contohnya Demetrius.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar