Jumat, 28 Februari 2020

#39 Saul dan Yonatan Mati (1Samuel 27-31, 2Samuel 1-2)

Daud Tinggal di Negeri Filistin

Supaya Saul tidak mengejar lagi, Daud dan 600 pengikutnya memilih tinggal di Filistin, yaitu kepada Akhis, raja kota Gat, selama 1 tahun 4 bulan.

Saul di En-Dor

Saul takut terhadap tentara Filistin. Diam-diam ia datang ke En-Dor untuk mencari pemanggil arwah dan memanggil arwah Samuel. Samuel berbicara kepada Saul bahwa besok Saul dan anak-anaknya akan mati dikalahkan oleh Filistin dan kerajaan Israel diserahkan pada Daud.

Daud Mengalahkan Bangsa Amalek

Akhis, raja kota Gat di Filistin, mengajak Daud dan pasukannya membantu Filistin menyerbu Israel. Tetapi raja-raja Filistin lainnya tidak setuju karena mengetahui Daud adalah pahlawan Israel.

Sesampainya Daud di rumahnya di Ziklag, ternyata kota itu telah dibakar oleh orang Amalek dan semua penduduknya ditawan. Dengan pertolongan Tuhan, Daud berhasil mengalahkan orang-orang Amalek dan merebut kembali tawanan serta harta yang dicuri.

Kematian Saul dan Yonatan

Sementara itu dalam peperangan dengan Filistin, anak-anak Saul yaitu Yonatan, Abinadab, dan Malkisua mati. 

Terakhir Saul juga mati, dan tentara Israel melarikan diri.

Daud Menjadi Raja Atas Yehuda

Daud sangat sedih mendengar kabar kematian Saul dan Yonatan.
Setelah itu Daud bertanya kepada Tuhan apakah ia harus pulang ke Yehuda dan Tuhan menyuruh Daud pulang ke Yehuda yaitu ke Hebron. 

Orang Yehuda mengurapi Daud menjadi raja atas kaum Yehuda di Hebron. 

Keluarga Daud Berperang dengan Keluarga Saul

Sementara itu Abner bin Ner, panglima Saul, mengangkat Isyboset, anak Saul, sebagai raja Israel.

Daud dan pasukannya berperang melawan Isyboset dan pasukannya. Perang antara keluarga Saul dan Daud terus terjadi, keluarga Daud makin kuat dan keluarga Saul makin lemah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar