Masih ingat kan adik-adik, bahwa Allah sudah menghukum bangsa Yehuda dengan membuang mereka ke Babel? Kali ini kita akan melihat bagaimana Allah menepati janji-Nya untuk memulihkan kembali bangsa Yehuda.
Kepulangan pertama dipimpin Zerubabel
Sesudah 70 tahun dalam pembuangan, bangsa Yehuda diperbolehkan pulang kembali ke tanah Yehuda oleh Koresh, raja Persia. Kepulangan ini dipimpin oleh Zerubabel bin Sealtiel. Hampir 50.000 orang melakukan perjalanan ini, terdiri dari orang Yehuda, Benyamin, dan Lewi. Setelah tiba, mereka mulai membangun kembali bait Allah dipimpin Zerubabel sebagai pemimpin dan Yesua bin Yozadak sebagai imam.Tetapi mereka menjadi takut karena perlawanan dari pemimpin-pemimpin di wilayah sekitar dan menghentikan pembangunan Bait Allah. Sesudah mendapat dorongan dan semangat dari Hagai dan Zakharia, mereka kembali bertugas dan menyelesaikan Bait Allah dengan seizin raja Darius.
Akhirnya pembangunan bait Allah selesai. Rakyat Yehuda sangat bersukacita, mereka menahbiskan rumah Allah dan merayakan Paskah.
Kepulangan kedua dipimpin Ezra
Pada zaman raja Artahsasta di Persia, Ezra kembali ke Yehuda dengan kelompok kedua orang-orang buangan, 80 tahun sesudah Zerubabel. Ezra ini adalah seorang ahli kitab Taurat Musa.Sesampainya di Yehuda, Ezra mendapati Bait Allah sudah dibangun kembali, tetapi kehidupan bangsa itu berantakan. Bangsa Yehuda sudah banyak melakukan perkawinan campuran dengan orang-orang asing yang tidak menyembah Tuhan, dan hal itu bertentangan dengan perintah Allah. Karena itu Ezra berdoa meminta petunjuk dan permohonan ampun dari Tuhan. Akhirnya bangsa Yehuda bersepakat mengusir isteri-isteri mereka yang diambil dari bangsa asing dan anak-anak yang didapat dari isteri-isteri itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar