Mazmur bagian kedua terdiri dari pasal 42-72.
Sebagian besar Mazmur pada bagian ini ditulis oleh Bani Korah, bagian dari suku Lewi yang bertugas dalam pelayanan musik di Bait Suci. Ada juga yang ditulis oleh Daud dan Asaf.
Apa saja pelajaran penting yang didapat dari Mazmur 42-72 ini?
Ada kalanya kita merasa tertekan dan tertindas. Pada saat seperti itu, berharaplah hanya kepada Allah. Seperti Daud yang sering berdoa kepada Allah untuk meminta pertolongan dalam kesusahannya.
Mengapa kita harus berharap hanya kepada Allah? Karena Allah itu adalah tempat perlindungan yang sangat terbukti, bagaikan kota benteng yang teguh. Allah adalah raja seluruh bumi. Meskipun segala bangsa menyerang kita, bahkan meskipun bumi sampai bergoncang, kita tidak perlu takut.
Ingatlah bahwa hanya dekat Allah saja hati kita akan merasa tenang.
Tetapi ada banyak orang yang tidak mengandalkan Allah, mereka mengandalkan harta atau kekuatannya sendiri. Hal itu sia-sia saja karena tidak ada yang bisa memberi pertolongan sejati selain Allah.
Jadi apa yang harus kita lakukan? Kita harus senantiasa beribadah kepada Allah. Ibadah yang sejati adalah ibadah yang disertai rasa syukur yang datangnya dari hati. Karena itu dalam kitab Mazmur banyak ditulis mazmur berupa nyanyian syukur. Seperti Daud dan bangsa Israel, dimana ketika mereka menang perang mereka ingat bahwa itu semua adalah pertolongan Tuhan bukan kehebatan mereka, sehingga mereka beribadah dan menaikkan nyanyian syukur kepada Allah.
Sebagian besar Mazmur pada bagian ini ditulis oleh Bani Korah, bagian dari suku Lewi yang bertugas dalam pelayanan musik di Bait Suci. Ada juga yang ditulis oleh Daud dan Asaf.
Apa saja pelajaran penting yang didapat dari Mazmur 42-72 ini?
Ada kalanya kita merasa tertekan dan tertindas. Pada saat seperti itu, berharaplah hanya kepada Allah. Seperti Daud yang sering berdoa kepada Allah untuk meminta pertolongan dalam kesusahannya.
Mengapa kita harus berharap hanya kepada Allah? Karena Allah itu adalah tempat perlindungan yang sangat terbukti, bagaikan kota benteng yang teguh. Allah adalah raja seluruh bumi. Meskipun segala bangsa menyerang kita, bahkan meskipun bumi sampai bergoncang, kita tidak perlu takut.
Ingatlah bahwa hanya dekat Allah saja hati kita akan merasa tenang.
Tetapi ada banyak orang yang tidak mengandalkan Allah, mereka mengandalkan harta atau kekuatannya sendiri. Hal itu sia-sia saja karena tidak ada yang bisa memberi pertolongan sejati selain Allah.
Jadi apa yang harus kita lakukan? Kita harus senantiasa beribadah kepada Allah. Ibadah yang sejati adalah ibadah yang disertai rasa syukur yang datangnya dari hati. Karena itu dalam kitab Mazmur banyak ditulis mazmur berupa nyanyian syukur. Seperti Daud dan bangsa Israel, dimana ketika mereka menang perang mereka ingat bahwa itu semua adalah pertolongan Tuhan bukan kehebatan mereka, sehingga mereka beribadah dan menaikkan nyanyian syukur kepada Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar