Nabi Yesaya menubuatkan akan hadirnya seorang hamba Tuhan. Melalui kehadiran Hamba Tuhan itu, Tuhan berjanji akan memulihkan keadaan umat-Nya Israel.
Tetapi Hamba Tuhan itu harus mengalami penderitaan yang begitu buruk. Ia akan dihina dan dihindari orang. Dan dalam penderitaan yang dialami-Nya, Ia sama sekali tidak melawan. Padahal sesungguhnya, Ia menderita bukan karena kesalahan-Nya tetapi karena menanggung kejahatan umat manusia. Dengan demikian Ia menyelamatkan manusia yang berdosa dari hukuman Allah.
Oleh karena itu nabi Yesaya mengajak umat Tuhan untuk turut serta dalam keselamatan yang dari Tuhan. Keselamatan tersedia bagi semua bangsa yang mau berpegang pada perjanjian Tuhan dan melakukan kehendak-Nya.
Nabi Yesaya juga mengajak umat Tuhan untuk menjauhi segala dosa yang dapat membuat umat Tuhan terpisah dari Allah. Umat Tuhan juga diajak untuk beribadah dengan sepenuh hati dan bukan hanya sebagai kewajiban dan kebiasaan saja. Ibadah yang sejati juga harus ditunjukkan dengan hidup yang penuh kasih terhadap sesama.
Bagi orang-orang yang menerima keselamatan, Tuhan menjanjikan langit yang baru dan bumi yang baru. Di sana, semua orang akan selalu bersukacita dan terbebas dari penderitaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar