Dalam keadaan seperti itu, wajar bila bangsa Yehuda putus harapan dan merasa Tuhan sudah meninggalkan mereka selamanya.
Tetapi Yesaya juga menyampaikan harapan adanya kabar baik di masa yang akan datang. Berharap kepada Allah pasti tidak sia-sia karena Allah adalah pencipta dunia yang lebih hebat daripada segala berhala, dan Allah juga penuh kasih setia kepada umat-Nya. Kasih Allah tidak pernah berubah sejak janji Allah kepada Abraham dan Yakub dan sampai selamanya.
Allah menghibur umat-Nya bahwa setelah menjalani hukuman, dosa mereka akan diampuni dan mereka akan dibebaskan dari negeri pembuangan. Sebenarnya bangsa Israel tidak pantas menerima penebusan itu karena dosa mereka yang memberontak pada Tuhan, beribadah tidak sungguh-sungguh, bahkan lebih percaya kepada berhala. Tetapi Tuhan Allah menjadi penebus Israel karena keinginan-Nya sendiri.
Tuhan punya cara yang ajaib untuk menolong umat-Nya sesuai janji-Nya. Setelah hukuman masa pembuangan selesai, Allah akan menggerakkan Koresh (Raja Persia) untuk mengalahkan musuh-musuh bangsa Israel. Negeri Babel yang tampaknya sangat hebat itu pada akhirnya akan dikalahkan.
Tidak sampai di situ, di masa mendatang Tuhan juga akan mengirim seorang hamba Tuhan yang dipilih-Nya untuk maksud penyelamatan bagi bangsa-bangsa.
Melalui pemulihan ini, Tuhan rindu bangsa Israel sungguh menjadi saksi dan hamba Tuhan yang membawa kabar baik kepada bangsa-bangsa supaya kemuliaan Tuhan dinyatakan kepada seluruh umat manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar