Senin, 08 Maret 2021

#85 Pemberontakan Israel dan Yehuda (Yehezkiel 12-33)

Melalui Yehezkiel, Tuhan berkata bahwa dosa bangsa Israel telah sangat parah dan hukuman tidak mungkin dapat dihindari. Tuhan akan memakai bangsa Babel untuk meruntuhkan Yehuda dan membuang raja dan sisa penduduk Yerusalem.

Yehezkiel menggunakan perumpamaan untuk menggambarkan dosa dan hukuman Israel yang sangat parah yaitu:

  • Kayu anggur yang tidak berguna dan kemudian dibakar
  • Istri yang memberontak kepada suaminya dan kemudian dihakimi
  • Singa yang mengamuk dan kemudian dijerat dan dikurung

Yehezkiel menegur orang-orang yang merasa mereka tidak layak dihukum. Yehezkiel menceritakan kembali kasih setia Tuhan kepada bangsa Israel dari sejak mereka dibawa keluar dari Mesir oleh Musa sampai saat ini. Tetapi bangsa Israel tidak menghargai kasih Tuhan itu. Sudah berkali-kali bangsa Israel berdosa dan tidak setia kepada Tuhan bahkan sampai generasi saat itu.

Kejatuhan Yerusalem

Pada tahun ke-9 sejak Yehezkiel dibuang ke Babel, hari itu Babel mulai menyerang Yerusalem. Tuhan memerintahkan Yehezkiel untuk menyampaikan perumpamaan tentang kuali yang berkarat, yang masakannya dikeluarkan kemudian kuali itu dibakar sampai merah tetapi karatnya tidak hilang-hilang. Kuali itu melambangkan Yerusalem yang menolak untuk dibersihkan dari kenajisannya.

Kemudian Tuhan berkata kepada Yehezkiel bahwa Tuhan akan mengambil istri yang sangat dikasihi Yehezkiel tetapi Yehezkiel tidak boleh menangis dan menunjukkan kesedihannya. Maka istri Yehezkiel meninggal dan Yehezkiel melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan. Hal ini sebagai perlambang bahwa karena terlalu hebatnya kejatuhan Yerusalem, para penduduknya tidak akan sempat menyatakan kesedihan mereka dengan cara berkabung.

Pada tahun ke-11 sejak pembuangan, datanglah seorang pengungsi dari Yerusalem membawa berita kepada orang-orang buangan tentang keruntuhan Yerusalem dan kehancuran Bait Suci, sesuai dengan apa yang dinubuatkan Yehezkiel selama ini.

Penghakiman Allah pada bangsa-bangsa lain

Melalui Yehezkiel, Tuhan menyampaikan hukuman terhadap bangsa-bangsa di sekitar Yehuda yaitu bangsa Amon, Moab, Edom, Filistin, Tirus, Sidon, dan Mesir. Bahkan bangsa yang sangat hebat dan sombong seperti Tirus dan Mesir akan Tuhan izinkan takluk oleh bangsa Babel yang disebut bangsa yang paling ganas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar