Raja Nebukadnezar Meninggikan Diri dan Direndahkan
Raja Nebukadnezar bermimpi lagi dan mimpinya itu diartikan oleh Daniel:
Ada sebuah pohon yang tinggi sekali. Namun tiba-tiba datang seorang penjaga dari langit, yang memberi perintah: tebanglah pohon ini, tetapi biarkanlah tunggul pohon itu tetap di tanah dan diikat dengan rantai. Tunggul pohon itu akan dibasahi embun dan mendapat bagian bersama binatang di padang selama tujuh masa.
Arti mimpi itu adalah:
Pohon itu melambangkan Raja Nebukadnezar yang bersikap sombong. Penjaga dari langit adalah Allah Yang Mahatinggi. Allah memerintahkan pohon itu untuk ditebang, artinya raja harus dilepaskan dari kekuasaannya. Tunggul pohon yang tetap di tanah dan diikat dengan rantai artinya raja masih bisa kembali memerintah asalkan mau mengakui kedaulatan Tuhan. Tetapi selama tujuh masa, raja tidak akan tinggal bersama manusia melainkan tinggal di antara binatang di padang dan memakan rumput.
Meskipun telah diperingatkan melalui mimpi, raja Nebukadnezar tetap jatuh dalam kesombongan, sehingga ia jatuh ke dalam hukuman itu. Tetapi pada akhirnya ia kembali merendahkan diri dan mengakui kedaulatan Tuhan. Setelah tujuh masa, Tuhan mengembalikannya pada tahta kekuasaannya di Babel.
Raja Belsyazar dan Tulisan di Dinding
Raja Belsyazar adalah anak Raja Nebukadnezar yang menjadi raja Babel menggantikan ayahnya.
Suatu hari Raja Belsyazar mengadakan pesta, dan ia memerintahkan untuk mengambil perkakas rumah Allah yang telah dirampas dari Yerusalem. Raja Belsyazar dan para tamu menggunakan perkakas yang kudus itu untuk mabuk-mabukan dan memuji dewa mereka.
Tiba-tiba nampak jari tangan manusia menulis pada dinding. Raja takut dan memanggil orang-orang pintar di Babel tapi tidak ada yang bisa mengartikan tulisan itu.
Permaisuri memberitahu raja bahwa ada seorang bijak di Babel yang bisa mengartikan mimpi, yaitu Daniel.
Daniel dibawa dan ia membaca tulisan itu, berbunyi "mene, mene, tekel ufarsin".
Artinya tulisan itu adalah: karena sikap raja yang sombong dan tidak menghormati Allah, kerajaan Babel akan diakhiri dan diberikan kepada orang Media dan Persia. Atas keberhasilannya mengartikan tulisan itu, raja memberikan hadiah pada Daniel.
Tetapi sesuai nubuat Daniel, pada malam itu juga raja Belsyazar terbunuh dan meninggal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar