Sesudah Yesus memberi makan 5000 orang, Yesus memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu mendahului Yesus menyeberang danau, sementara orang banyak lainnya disuruh pulang.
Yesus pun naik ke atas bukit untuk berdoa. Ketika hari sudah malam, Yesus masih sendirian di darat.
Sementara itu perahu murid-murid Yesus sudah di tengah danau. Kondisi perahu saat itu terombang-ambing oleh gelombang karena angin sakal, sehingga murid-murid kesulitan untuk mendayung. Yesus mengetahui kondisi murid-murid-Nya itu.
Saat itu kira-kira jam tiga malam. Datanglah Yesus mendekati perahu murid-murid-Nya dengan berjalan di atas air.
Ketika murid-murid Yesus melihat ada sosok yang berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu mereka berteriak-teriak karena takut.
Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Lalu Petrus berseru dan menjawab Yesus: "Tuhan, apabila benar itu Engkau, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."
Kata Yesus: "Datanglah!"
Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air menuju ke arah Yesus.
Tetapi ketika Petrus merasakan tiupan angin, Petrus menjadi takut sehingga ia mulai tenggelam.
Petrus lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
Lalu Yesus dan Petrus naik ke atas perahu dan angin pun menjadi reda.
Maka murid-murid yang ada di perahu menyembah Yesus, katanya: "Sesungguhnya Engkau adalah Anak Allah."
Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret.
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
Ketika orang-orang di tempat itu mengetahui kedatangan Yesus, mereka memberitahukannya kepada orang-orang lain di seluruh daerah itu.
Maka semua orang yang sakit dibawa kepada Yesus.
Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah Yesus. Dan semua orang yang menjamah Yesus menjadi sembuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar