Yesus menjawab: "Waktu-Ku belum tiba, kamu pergilah ke pesta itu."
Tetapi setelah saudara-saudara-Nya pergi, diam-diam Yesus pergi juga ke Yerusalem.
Di Yerusalem orang-orang Yahudi mencari-cari dan membicarakan Yesus, ada yang mengatakan Yesus orang baik, dan ada yang mengatakan Yesus itu menyesatkan.
Waktu pesta itu berlangsung, Yesus masuk ke Bait Allah dan mengajar. Mendengar ajaran Yesus yang sangat hebat, orang-orang Yahudi heran.
Yesus pun berkata: "Ajaran-Ku bukan berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang mengutus Aku, yaitu Allah."
Selain bersaksi tentang diri-Nya, Yesus juga menegur orang-orang Yahudi yang berusaha membunuh Yesus dengan membuat alasan seolah-olah Yesus melanggar hukum Taurat.
Beberapa orang Yahudi pun berkata: "Lihat, Ia bebas berbicara dan para pemimpin kita tidak berkata apa-apa, jangan-jangan para pemimpin itu sudah tahu bahwa Yesus benar-benar Kristus? Tapi bagaimana mungkin? Kita semua kan tahu dari mana Yesus berasal."
Yesus berkata: "Memang kamu mengenal Aku, tetapi Aku diutus oleh Dia yang tidak kamu kenal."
Mendengar itu, mereka berusaha menangkap Yesus tapi tidak berhasil. Di sisi lain, banyak juga yang percaya pada Yesus karena mereka mengetahui mujizat-mujizat yang pernah dilakukan Yesus.
Karena melihat makin banyak yang percaya pada Yesus, imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menyuruh para penjaga Bait Allah untuk menangkap Yesus.
Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tinggal sedikit waktu saja Aku bersama Kamu, sesudah itu Aku akan pergi kepada Dia yang mengutus Aku."
Pada hari terakhir yaitu puncak perayaan, Yesus berseru: "Barangsiapa haus, datanglah kepada-Ku dan minum!
Barangsiapa percaya kepada-Ku, dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
Yang dimaksud Yesus dengan air hidup adalah Roh Kudus yang akan diterima setiap orang percaya.
Mendengar perkataan Yesus, terjadi perdebatan di antara orang banyak. Ada yang yakin Yesus adalah Mesias, tetapi ada juga yang tidak percaya karena Yesus adalah orang Galilea. Menurut nubuat Kitab Suci Mesias harusnya datang dari Betlehem. Padahal sebenarnya nubuat itu juga tidak salah, karena Yesus memang lahir di Betlehem namun kemudian menetap di Nazaret di Galilea.
Ketika penjaga-penjaga Bait Allah menghadap imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, mereka ditanya kenapa tidak menangkap Yesus. Para penjaga itu beralasan tidak berani menangkap Yesus karena mereka bisa merasakan Yesus bukan orang biasa.
Di antara orang-orang Farisi yang berkumpul di situ ada juga Nikodemus, ia pernah bercakap-cakap dan menerima ajaran Yesus. Nikodemus membela Yesus dan mengingatkan orang-orang Farisi lainnya bahwa menurut hukum Taurat juga seseorang tidak boleh dihukum sembarangan. Tetapi tetap orang-orang Farisi tidak mau mendengar Nikodemus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar