Sabtu, 10 September 2022

#157 Yesus Mengampuni Perempuan yang Berzinah (Yohanes 7-8)

Ketika Yesus sedang mengajar di Bait Allah, datanglah ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi kepada Yesus membawa seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. 

Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah
lalu berkata kepada Yesus: "Guru, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. 
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk menghukum dengan melempari batu perempuan yang berzinah. Apakah pendapat Guru tentang hal ini?"

Mereka mengatakan hal itu untuk menjebak Yesus. Kalau Yesus menjawab jangan melempari perempuan itu, Yesus akan dituduh tidak menaati hukum Taurat orang Yahudi. Tetapi kalau Yesus menjawab harus melempari perempuan itu, Yesus juga akan dilaporkan karena dianggap melanggar hukum bangsa Roma yang saat itu sedang berkuasa.

Tetapi Yesus malah membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

Dan ketika ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu terus-menerus bertanya kepada Yesus, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

Lalu Yesus membungkuk lagi dan menulis di tanah.

Setelah mereka mendengar jawaban Yesus, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua, meninggalkan tempat itu. Ternyata di antara ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi tidak ada juga yang merasa tidak pernah berbuat dosa, sehingga mereka tidak berani melemparkan batu lebih dahulu.

Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepada perempuan itu: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Jawab perempuan itu: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar