Jumat, 28 Oktober 2022

#163 Menunggu Kerajaan Allah Datang (Lukas 12-13)

Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah akan datang pada waktu yang tidak diketahui. Manusia diibaratkan hamba yang menunggu kedatangan Yesus yang diibaratkan sebagai tuan. Karena itu sikap yang benar adalah seperti hamba yang setia dan bijaksana, yang ketika tuannya pergi terus siap sedia berjaga membukakan pintu. Hamba yang setia dan bijaksana itu akan diangkat tuannya menjadi kepala dari semua hamba dan akan berbahagia. 

Meskipun begitu, kesetiaan kepada Yesus bisa membawa pertentangan di dunia. Seseorang harus rela melawan apapun termasuk keluarga terdekatnya sendiri demi Yesus. 

Yesus berkata juga kepada orang banyak bahwa seharusnya manusia peka terhadap kedatangan Kerajaan Allah pada akhir zaman karena ada tanda-tanda zaman yang bisa dirasakan, sama seperti tanda alam yaitu awan yang terlihat naik ketika akan hujan atau angin yang terlihat bertiup ketika akan panas terik.

Ketika tanda-tanda akhir zaman sudah terlihat seharusnya manusia berusaha sedemikian rupa agar tidak masuk dalam penghukuman selama masih ada kesempatan di dunia. 

Yesus menggambarkan kita yang masih punya kesempatan itu sebagai pohon ara. Seorang tuan mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, yang tidak berbuah. Ketika tuan itu ingin menebang pohon itu, pengurus kebun berkata untuk menunggu satu tahun lagi sambil merawat, mencangkul tanah, dan memberi pupuk pada pohon itu. Tetapi kalau meskipun sudah diberi kesempatan pohon ara itu tetap tidak berbuah, maka pohon itu pasti akan ditebang. 

Ketika Yesus berkeliling sambil mengajar, ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
Jawab Yesus: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat."

Yang bisa menentukan seorang masuk ke Kerajaan Allah adalah Tuhan sendiri, bukan pendapat manusia. Akan ada banyak orang sombong dan merasa mengenal Tuhan tapi tidak diizinkan masuk, tetapi ada orang-orang yang diremehkan selama di dunia justru akan duduk makan di Kerajaan Allah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar