Sabtu, 14 Oktober 2023

#210 Yesus Diadili oleh Pilatus (Matius 27, Markus 15, Lukas 23, Yohanes 18-19)

Setelah para imam dan pemuka bangsa Yahudi sepakat bahwa Yesus harus dihukum mati, Yesus dibawa kepada Pontius Pilatus. Pilatus adalah Gubernur Romawi yang berkuasa di wilayah Yudea. Orang-orang Yahudi harus mempengaruhi Pilatus, karena sejak Yahudi dijajah Romawi, menghukum mati seseorang hanya boleh dilakukan oleh pemerintah Romawi. 

Di hadapan Pilatus, orang-orang Yahudi menuduh Yesus, sebagai penyebar ajaran sesat yang mengaku sebagai Raja dan melarang membayar pajak pada Kaisar Roma.

Mendengar itu, Pilatus bertanya pada Yesus: "Apakah engkau raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya."

Tetapi atas tuduhan lain dari imam-imam dan tua-tua Yahudi, Yesus tidak menjawab. 

Maka Pilatus berkata pada orang banyak itu: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada orang ini."

Tetapi para imam dan orang-orang Yahudi terus mendesak Pilatus. Mendengar bahwa Yesus adalah orang Galilea, maka Pilatus menyuruh Yesus dibawa pada Herodes, Gubernur Romawi yang berkuasa di Galilea.

Ketika Herodes melihat Yesus, ia malah menyuruh Yesus melakukan mujizat karena memang sudah lama Herodes penasaran dengan Yesus. Akan tetapi karena Yesus tidak menjawab, Herodes dan pasukannya menghina Yesus dengan mengenakan kain yang seolah-olah jubah kebesaran raja. Sesudah itu Herodes mengirim kembali Yesus kepada Pilatus.

Melihat Yesus kembali ke hadapannya, Pilatus semakin bingung karena ia didesak menghukum mati Yesus padahal tidak ada kesalahan pada Yesus. 
Pilatus bertanya pada Yesus apakah Yesus benar-benar raja orang Yahudi. Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Engkau mengatakan bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah aku datang ke dunia supaya aku memberi kesaksian tentang kebenaran."
Sesudah itu Pilatus berkata lagi pada orang banyak: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya. Tetapi ada kebiasaan pada hari Paskah aku membebaskan seorang tahanan bagimu. Maukah kamu supaya aku membebaskan raja orang Yahudi bagimu?"
Tetapi orang Yahudi malah menuntut Barabas, seorang penjahat, untuk dibebaskan, demi supaya Yesus tidak bisa dibebaskan dengan pembebaskan Paskah dan tetap dihukum mati. Pilatus sebenarnya tahu bahwa orang Yahudi menyerahkan Yesus karena benci bukan karena Ia salah. Bahkan istri Pilatus sudah mengirim pesan untuk jangan mencampuri perkara Yesus karena Yesus orang benar. Tetapi Pilatus juga tidak bisa mengabaikan suara orang banyak.
Maka Pilatus menyuruh untuk orang mencambuk Yesus. Prajurit-prajurit mengenakan mahkota duri dan jubah ungu pada Yesus dan berpura-pura menyembah Yesus. 
Pilatus keluar lagi dan berkata kepada mereka: "Lihatlah, aku membawa Dia ke luar kepada kamu, supaya kamu tahu, bahwa aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya."
Ketika orang-orang Yahudi melihat Yesus, berteriaklah mereka: "Salibkan Dia, salibkan Dia!" Kata Pilatus kepada mereka: "Ambil Dia dan kalian sendiri saja yang menyalibkan Dia; sebab aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya." 
Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya: "Menurut hukum kami Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah."
Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia, lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan dan berkata kepada Yesus: "Dari manakah asal-Mu?" Tetapi Yesus tidak memberi jawab kepadanya.
Maka kata Pilatus kepada Yesus: "Tidakkah Engkau mau bicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu, bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?"
Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasa apa pun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari Tuhan. Sebab itu orang-orang yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya."
Pilatus masih berusaha untuk membebaskan Yesus, tetapi orang-orang Yahudi berteriak: "Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau tidak setia pada Kaisar Romawi." 
Ketika Pilatus mendengar perkataan itu, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak sebagai tanda bahwa ia tidak bertanggungjawab atas apa yang terjadi. 
Dan seluruh rakyat menjawab: "Biarlah kami yang bertanggungjawab!"
Maka Pilatus membebaskan Barabas, tetapi Yesus diserahkan pada orang banyak untuk disalibkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar