Pada hari pertama minggu itu, yaitu hari ketiga setelah Yesus mati dan dikuburkan, menjelang pagi hari, pergilah Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome ke kubur Yesus. Mereka hendak meminyaki tubuh Yesus.
Sesampainya di kubur, mereka heran karena melihat bahwa batu besar yang menutup kubur itu sudah terguling dan ternyata, tubuh Yesus juga sudah tidak ada di kubur itu.
Tiba-tiba ada malaikat berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
Dan sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid Yesus bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Yesus mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia."
Setelah itu mereka segera berlari-lari menceritakan apa yang mereka lihat kepada murid-murid Yesus.
Maka Petrus dan Yohanes cepat-cepat berlari ke kubur Yesus. Mereka masuk dan melihat kain kapan dan kain peluh yang tadinya membungkus tubuh Yesus tergeletak, tetapi tubuh Yesus tidak ada di sana.
Melihat itu mereka bertanya-tanya, apa yang sebenarnya telah terjadi, karena mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.
Sementara itu, pergilah para penjaga kubur Yesus itu ke kota dan memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi menjelang pagi itu kepada imam-imam kepala.
Ternyata sebelum para perempuan datang, telah terjadi gempa bumi yang hebat, dan malaikat Tuhan turun dari langit, menggulingkan batu kubur Yesus, lalu duduk di atasnya.
Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.
Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Dan setelah itu tiba-tiba Yesus tidak ada lagi di dalam kubur-Nya.
Mendengar cerita itu, imam-imam kepala berunding dengan tua-tua, lalu mereka mengambil keputusan untuk memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu penjaga itu
dan menyuruh mereka berbohong demikian: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
Para penjaga itupun menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan cerita itulah yang menyebar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar