Rabu, 24 Januari 2024

#224 Petrus dan Yohanes Dihakimi Mahkamah Agama (Kisah Para Rasul 4)

Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, tiba-tiba mereka didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.
Para pemimpin Yahudi itu sangat marah karena Petrus dan Yohanes mengajar orang banyak bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati.

Petrus dan Yohanes ditangkap dan dimasukkan ke dalam tahanan karena hari telah malam. 

Pada keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem
dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.

Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: "Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu menyembuhkan orang itu?"

Maka Petrus yang penuh dengan Roh Kudus menjawab: "Hai para pemimpin umat dan tua-tua, bahkan seluruh Israel, ketahuilah bahwa kami melakukan itu dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu. Ia yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Yesus, sebab tidak ada nama lain yang diberikan Tuhan kepada manusia yang olehnya kita selamat, kecuali nama Yesus."

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, mereka menjadi heran. 

Tetapi karena mereka melihat orang yang disembuhkan itu berdiri di samping kedua rasul itu, mereka tidak dapat mengatakan apa-apa untuk membantahnya. 

Maka setelah para pemimpin Yahudi berunding dan sepakat, mereka mengancam Petrus dan Yohanes supaya jangan mengajar lagi tentang Yesus, karena para pemimpin Yahudi takut semakin orang banyak yang melihat mujizat dan mendengar tentang Yesus menjadi pengikut Yesus. 

Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.
Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak mengatakan apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."

Para pemimpin Yahudi semakin keras mengancam rasul-rasul itu, tetapi akhirnya mereka melepaskan Petrus dan Yohanes juga, karena tidak ada alasan  untuk menghukum Petrus dan Yohanes, apalagi mereka takut pada orang banyak yang memuliakan nama Allah setelah melihat orang lumpuh yang sembuh itu. 

Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang mereka alami.

Ketika teman-teman Petrus dan Yohanes mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, Pencipta langit dan bumi, laut dan segala isinya. 

Lihatlah bagaimana para penguasa beserta bangsa-bangsa dan suku-suku Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus. Mereka mengancam kami untuk memberitakan firman-Mu. 

Berikanlah kepada kami hamba-hamba-Mu ini keberanian untuk memberitakan firman-Mu.

Sembuhkanlah orang sakit, dan adakanlah mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."

Dan ketika mereka sedang berdoa, bergoyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar