Karena para rasul yang terus mengajar, memberitakan injil, dan mengadakan mujizat, maka semakin lama semakin banyak orang yang menjadi murid Yesus dan menjadi jemaat.
Dengan semakin banyaknya jemaat, mulai timbul masalah. Masalah terjadi antara jemaat yang merupakan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani dengan jemaat yang berbahasa Ibrani. Jemaat yang berbahasa Yunani mengeluh karena pembagian bantuan dan makanan untuk janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari, sementara jemaat yang berbahasa Ibrani mendapatkan pelayanan.
Mendengar keluhan itu, para rasul menyadari pelayanan bantuan makanan dan kebutuhan sehari-hari perlu ditingkatkan, tapi mereka juga sadar bila para rasul juga yg melakukan pelayanan itu, waktu untuk mengajar dan memberitakan Injil akan berkurang.
Maka kedua belas rasul memanggil semua jemaat berkumpul dan berkata:
"Sebaiknya kami para rasul tidak mengurangi pelayanan mengajar dan memberitakan Injil karena harus melayani dalam makanan dan kebutuhan sehari-hari jemaat.
Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas pelayanan makanan dan kebutuhan sehari-hari jemaat.
Dengan begitu, kami dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman."
Usul para rasul itu diterima dengan baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih 7 orang yaitu:
1. Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus
2. Filipus
3. Prokhorus
4. Nikanor
5. Timon
6. Parmenas
7. Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia
7 orang ini dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itupun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka. Mereka menerima kepercayaan dari jemaat untuk memperhatikan pembagian bantuan dan kebutuhan sehari-hari jemaat. Dalam istilah gereja, 7 orang-orang ini disebut sebagai "diaken" yang berasal dari bahasa Yunani yang artinya "pelayan".
Maka firman Allah semakin tersebar, dan jumlah jemaat yaitu murid Yesus di Yerusalem semakin bertambah banyak. Bahkan sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya kepada Yesus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar