Sabtu, 09 Maret 2024

#230 Filipus di Samaria (Kisah Para Rasul 8)

Setelah kematian Stefanus, dimulailah penyiksaan yang hebat terhadap pengikut Yesus di Yerusalem.

Akibatnya, pengikut Yesus menjadi menyebar ke seluruh negeri, sambil tetap memberitakan Injil.

Sementara itu, Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan tentang Mesias kepada orang-orang di situ.

Filipus juga mengadakan banyak mujizat. 
Ia mengusir roh jahat dari orang-orang yang kerasukan, dan menyembuhkan banyak orang lumpuh dan timpang. 

Orang banyak yang mendengar pemberitaan Filipus dan melihat mujizat yang diadakannya, dengan yakin menerima ajaran yang diberitakan Filipus dan menjadi pengikut Yesus.

Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.

Tetapi ada seorang yang bernama Simon, ia telah sejak dahulu melakukan sihir di kota itu. Ia terkenal dan banyak rakyat Samaria yang mengikutinya karena melihat keajaiban sihirnya. 

Tetapi orang-orang yang tadinya mengikuti Simon, sekarang percaya kepada ajaran Filipus yang memberitakan Injil Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus. 

Banyak orang memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.

Simon sendiri juga ikut menjadi percaya. Ia dibaptis, lalu senantiasa bersama-sama dengan Filipus. Ia sangat takjub melihat tanda-tanda dan mujizat-mujizat besar yang terjadi oleh kuasa Roh Kudus.

Sementara itu, ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ.

Setibanya di Samaria, Petrus dan Yohanes berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. 

Petrus dan Yohanes menumpangkan tangan di atas jemaat Samaria, lalu mereka menerima Roh Kudus.

Ketika Simon melihat, bahwa banyak orang menerima Roh Kudus karena Petrus dan Yohanes yang menumpangkan tangannya, Simon menawarkan uang kepada mereka,
serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus."

Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Hancurlah kiranya uangmu itu bersama denganmu. Kamu menyangka kamu dapat membeli karunia Allah dengan uang.

Kamu tidak akan bisa melakukan hal ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah. 

Bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini. 
Sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan."

Jawab Simon: "Hendaklah kamu berdoa untuk aku kepada Tuhan, supaya kepadaku jangan terjadi segala hukuman yang telah kamu katakan itu."

Setelah Petrus dan Yohanes bersaksi dan memberitakan firman Tuhan, kembalilah mereka ke Yerusalem, dan dalam perjalanan pulang mereka, Petrus dan Yohanes juga memberitakan Injil ke banyak kampung di Samaria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar