Sabtu, 20 April 2024

#235 Petrus dan Kornelius (Kisah Para Rasul 10)

Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan Romawi.

Kornelius dan seisi rumahnya takut akan Allah. Ia memberi banyak bantuan sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah.

Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga sore, tampak seorang malaikat Allah datang ke rumah Kornelius.

Malaikat itu berkata: "Allah tahu semua doamu dan sedekahmu, dan Allah mengingat kamu.

Sekarang, suruhlah beberapa orang ke Yope untuk menjemput seorang yang bernama Simon Petrus.
Ia menumpang di rumah seorang bernama Simon, seorang penyamak kulit yang tinggal di tepi laut."

Setelah malaikat itu pergi, Kornelius memanggil dua orang hambanya dan seorang prajurit pengawal kepercayaannya yang saleh. Kornelius menyuruh mereka ke Yope untuk mencari Simon Petrus sesuai petunjuk malaikat. 

Keesokan harinya sementara ketiga utusan Kornelius sedang dalam perjalanan, kira-kira pukul dua belas siang, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa.

Petrus merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan masih disiapkan, tiba-tiba roh Petrus diliputi kuasa ilahi dan Petrus melihat penglihatan demikian:

Tampak langit terbuka dan turunlah kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah.
Di dalamnya terdapat berbagai jenis binatang yang menurut hukum Taurat bangsa Israel adalah binatang yang haram atau kotor untuk dimakan.

Tiba-tiba terdengar suara yang menyuruh Petrus memakan binatang-binatang itu.

Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram."

Suara itu menjawab lagi: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."

Hal itu terulang sampai tiga kali dan sesudah itu kain itu naik ke langit.

Saat Petrus masih bingung dengan penglihatan itu, orang-orang yang disuruh oleh Kornelius sudah sampai dan mencari Petrus. 

Berkatalah Roh Kudus kepada Petrus: "Ada tiga orang mencari engkau. 
Berangkatlah bersama-sama dengan mereka, dan jangan ragu, sebab Aku yang menyuruh mereka ke mari."

Lalu turunlah Petrus menemui 3 orang itu. 

3 orang itu pun menjelaskan kepada Petrus bahwa Kornelius, seorang perwira Romawi yang takut akan Allah, telah menerima penyataan Allah dengan perantaraan seorang malaikat kudus, supaya mengundang Petrus ke rumahnya untuk mendengar apa yang akan Petrus katakan. 

Keesokan harinya Petrus berangkat bersama-sama dengan 3 orang itu, ditemani beberapa jemaat dari Yope. 

Hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang menunggu mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul.

Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan ia menyembah Petrus.

Tetapi Petrus mencegahnya dan berkata: "Bangunlah, aku hanya manusia saja."

Melihat banyak orang berkumpul, Petrus berkata: "Kamu tahu, kami orang Yahudi dilarang keras bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang lain kotor, najis, atau tidak tahir. 
Itulah sebabnya aku tidak keberatan dipanggil ke rumah kamu meskipun kamu orang Romawi. Sekarang aku ingin tahu, mengapa kamu memanggil aku?"

Kornelius menjawab bahwa empat hari yang lalu kira-kira jam tiga sore, ada malaikat yang datang dan menyuruhnya menjemput Simon Petrus yang sedang ada di Yope. 

Kornelius berkata: "Sekarang kami semua sudah hadir di sini untuk mendengarkan apa yang ditugaskan Allah kepadamu."

Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Tuhan dan yang melakukan kebenaran akan berkenan kepada-Nya.

Inilah firman yang Allah sampaikan kepada orang Israel, akan aku sampaikan juga kepada kamu."

Maka Petrus pun memberitakan Injil kepada orang-orang Romawi itu, bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dari semua orang, yang selalu berbuat baik dan penuh kuasa Roh Kudus, yang telah mati disalib, dan bangkit pada hari ketiga. Dan barangsiapa percaya pada Yesus mereka akan mendapat pengampunan dosa. 

Ketika Petrus sedang berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan Injil itu.

Dan jemaat Yope yang merupakan bangsa Yahudi yang ikut bersama Petrus, merasa sangat heran, karena ternyata karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, bukan hanya untuk orang Israel dan Yahudi. 

Lalu kata Petrus kepada jemaat yang bersamanya:
"Bolehkah kita melarang membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus juga sama seperti kita?"

Lalu Petrus menyuruh Kornelius, saudaranya, dan sahabatnya yang ada di sana untuk dibaptis dalam nama Yesus Kristus. 

Dan Petrus tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar