Sabtu, 27 April 2024

#236 Barnabas dan Saulus di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11)

Setelah Stefanus dihukum mati, banyak pengikut Yesus yang menjadi tersebar ke berbagai daerah karena ada penganiayaan terhadap para pengikut Yesus yang awalnya berpusat di Yerusalem. 

Pengikut Yesus pun tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia. Pada awalnya Injil diberitakan kepada orang Yahudi saja.

Akan tetapi di antara pengikut Yesus ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan memberitakan Injil juga kepada orang-orang Yunani, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Dan tangan Tuhan menyertai para pengikut Yesus di Antiokhia yang memberitakan Injil pada orang Yunani sehingga sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. 

Maka sampailah kabar tentang kondisi di Antiokhia itu kepada jemaat di Yerusalem. Pada saat itu jemaat di Yerusalem yang memegang teguh tradisi Yahudi masih ragu menerima suku bangsa lain sebagai saudara seiman. Maka jemaat Yerusalem mengutus Barnabas ke Antiokhia untuk melihat langsung keadaan di sana. 

Tetapi setelah Barnabas datang ke Antiokhia, ia melihat kasih karunia Allah kepada jemaat di sana, dan ia menjadi bersukacita. 

Barnabas menasihati jemaat di Antiokhia, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan. 

Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman, dan sejumlah orang bertobat dan dibawa kepada Tuhan. 

Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah Barnabas bertemu dengan Saulus, ia membawa Saulus ke Antiokhia untuk mendukung pelayanan di sana yang sudah semakin banyak jemaatnya.

Saulus dan Barnabas tinggal bersama-sama dengan jemaat Antiokhia satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. 

Di Antiokhia murid-murid Yesus untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia. 

Salah seorang nabi yang bernama Agabus bangkit, dan oleh kuasa Roh ia mengatakan bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. 

Lalu murid-murid di Antiokhia memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing, untuk jemaat yang tinggal di daerah Yudea. Maka mereka mengirimkan bantuan itu dengan perantaraan Barnabas dan Saulus yang membawanya kepada penatua jemaat di Yerusalem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar