Saulus dan Barnabas memulai perjalanan mereka untuk memberitakan Injil, bersama Yohanes Markus yang menyertai untuk membantu pelayanan mereka. Dengan pimpinan Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke kota pelabuhan Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Pulau Siprus.
Sejak di perjalanan ini dimana Saulus mulai fokus memberitakan Injil keluar daerah Yahudi, nama Saulus yang merupakan nama bahasa Yahudi mulai digantikan sebutannya dengan nama Paulus yang merupakan nama berbahasa Yunani-Romawi.
Paulus, Barnabas, dan Yohanes Markus pun dampai di kota Salamis di pulau Siprus.
Mereka mulai memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi di sana.
Setelah itu Paulus, Barnabas, dan Yohanes Markus mengelilingi seluruh pulau itu sampai ke kota Pafos.
Di Pafos, tinggal seorang Yahudi bernama Baryesus, atau disebut juga Elimas dalam bahasa Yunani. Elimas adalah seorang tukang sihir dan nabi palsu.
Elimas berteman dengan gubernur pulau Siprus yang bernama Sergius Paulus. Sergius Paulus adalah seorang yang cerdas.
Gubernur Sergius Paulus ingin mendengar firman Allah yang ia tahu disebarkan oleh Barnabas dan Paulus.
Maka Sergius Paulus memanggil Barnabas dan Paulus ke rumahnya untuk mendengarkan mereka.
Akan tetapi Elimas, tukang sihir itu, menghalang-halangi Barnabas dan Paulus. Elimas juga berusaha membelokkan gubernur Sergius Paulus dari imannya.
Tetapi Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap Elimas
dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan. Engkau musuh segala kebenaran. Apakah kanu tidak mau berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?
Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa kamu, dan kamu menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak akan dapat melihat matahari."
Dan seketika itu juga Elimas merasa diliputi kabut dan gelap, dan sambil meraba-raba Elimas harus mencari orang untuk menuntun dia berjalan.
Melihat apa yang telah terjadi pada Elimas, gubernur Sergius Paulus menjadi percaya kepada Yesus, dan ia takjub oleh ajaran Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar