Sabtu, 01 Juni 2024

#241 Paulus dan Barnabas ke Antiokhia di Pisidia (Kisah Para Rasul 13)

Paulus, Barnabas, dan Yohanes Markus meninggalkan kota Pafos di Pulau Siprus. 

Mereka berlayar ke Perga di Pamfilia; tetapi Yohanes Markus meninggalkan Paulus dan Barnabas lalu kembali ke Yerusalem.

Dari Perga, Paulus dan Barnabas melanjutkan perjalanan mereka, lalu tiba di kota Antiokhia di Pisidia.

Pada hari Sabat Paulus dan Barnabas pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ.

Setelah selesai pembacaan kitab, pejabat rumah ibadat mempersilakan Paulus dan Barnabas untuk berbicara. 

Maka bangkitlah Paulus. Paulus pun mulai berkhotbah tentang kisah bangsa Israel sejak keluar dari Mesir, hingga masuk ke tanah Kanaan dan menerima janji akan datangnya Juruselamat yaitu keturunan Raja Daud. Juruselamat itu sudah datang, Ia adalah Yesus.

Tetapi para pemimpin Yahudi di Yerusalem menolak mengakui Yesus bahkan menjatuhi Yesus hukuman mati, meskipun Yesus tidak bersalah. 

Tetapi setelah Yesus dikubur, Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati. 

Dan selama beberapa waktu Yesus menampakkan diri kepada para pengikut-Nya dari Galilea ke Yerusalem. 

Sekarang para pengikut Yesus menjadi saksi yang menceritakan kejadian itu kepada orang banyak. 

Paulus pun berkata: "Saudara-saudara, oleh karena Yesuslah kamu bisa mendapat pengampunan dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Taurat Musa.
Karena itu, waspadalah, supaya jangan menjadi orang-orang yang tidak percaya dan menghina, karena kamu akan tercengang dan binasa." 

Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang hal itu lagi pada hari Sabat berikutnya.

Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah dan percaya, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah. 

Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah. 

Akan tetapi, ketika orang Yahudi yang tidak percaya melihat orang banyak itu, mereka iri hati lalu menghujat dan membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.

Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang firman Allah harus diberitakan lebih dahulu kepada kamu orang Yahudi, tetapi kamu menolaknya. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain. 

Sebab Allah memerintahkan kami menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya kami membawa keselamatan sampai ke ujung bumi." 

Mendengar itu bergembiralah semua orang yang bukan Yahudi, mereka memuliakan firman Tuhan dan menjadi percaya.
Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu.

Orang-orang Yahudi yang tidak percaya itupun menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu. 

Akan tetapi Paulus dan Barnabas mengebaskan debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke kota Ikonium.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar