Sabtu, 06 Juli 2024

#246 Paulus Memulai Perjalanan Misi yang Kedua (Kisah Para Rasul 15-16)

Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya di Antiokhia. Mereka bersama dengan banyak orang lain mengajar dan memberitakan firman Tuhan.

Tetapi beberapa waktu kemudian Paulus berkata kepada Barnabas bahwa ia ingin kembali kepada jemaat yang sudah dibangun di setiap kota di mana mereka telah memberitakan firman Tuhan sebelumnya, atau pada perjalanan misi pertama. Paulus ingin melihat, bagaimana keadaan mereka saat ini.

Barnabas setuju untuk pergi, tetapi ia ingin membawa juga Yohanes Markus. 

Mendengar itu Paulus dengan tegas berkata, bahwa tidak baik membawa Yohanes Markus karena ia telah meninggalkan Paulus dan Barnabas di Pamfilia dan tidak mau bekerja bersama-sama dengan mereka.

Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam di antara Paulus dan Barnabas. Akhirnya mereka memutuskan melakukan perjalanan terpisah. Barnabas membawa Yohanes Markus dan berlayar ke Siprus.
Tetapi Paulus memilih Silas. Sesudah Paulus dan Silas diserahkan oleh jemaat kepada kasih karunia Tuhan, 
berangkatlah mereka mengelilingi wilayah Siria dan Kilikia sambil meneguhkan jemaat-jemaat di situ. 

Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota Paulus dan Silas menyampaikan juga keputusan sidang para rasul dan para penatua di Yerusalem, yaitu bahwa jemaat tidak harus mengikuti peraturan Yahudi seperti disunat, tetapi mereka harus menjaga kekudusan hidup. 

Demikianlah jemaat-jemaat yang banyak bukan dari orang Yahudi jadi diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya.

Paulus dan Silas datang juga ke Derbe dan ke Listra. Di situ ada seorang murid bernama Timotius; ibunya yang bernama Eunike adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani.

Timotius ini dikenal baik oleh jemaat di Listra dan di Ikonium. Paulus ingin mengajak Timotius dalam perjalanan.

Paulus menyuruh Timotius disunat untuk menghindari pandangan buruk dari orang-orang Yahudi di daerah itu, karena semua orang tahu ayahnya orang Yunani. Maka ikutlah Timotius juga dalam perjalanan Paulus. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar