Untuk menghindari keributan di Tesalonika yang disebabkan oleh orang-orang Yahudi yang menolak Injil, Paulus disuruh oleh jemaat Tesalonika pergi ke Berea.
Sesampainya di Berea Paulus pergi ke rumah ibadat orang Yahudi.
Orang-orang Yahudi di Berea lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika. Orang-orang Yahudi di Berea menerima firman yang disampaikan Paulus dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah Injil yang disampaikan Paulus itu benar sesuai Kitab Suci.
Banyak di antara orang-orang di Berea yang menjadi percaya; juga tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka dan laki-laki Yunani.
Tetapi kemudian orang-orang Yahudi di Tesalonika mendengar, bahwa di Berea juga telah diberitakan firman Allah oleh Paulus.
Maka orang-orang Yahudi di Tesalonika datang ke Berea untuk menghasut dan menggelisahkan hati orang-orang Berea.
Mengetahui hal itu, jemaat di Berea menyuruh Paulus segera berangkat menuju ke pantai laut meninggalkan Berea, tetapi Silas dan Timotius masih tinggal di Berea bersama jemaat.
Beberapa jemaat Berea menemani Paulus sampai kota Atena. Setelah Paulus sampai Atena, orang-orang yang menemani Paulus itu kembali ke Berea dan menyampaikan pesan Paulus untuk Silas dan Timotius, supaya Silas dan Timotius segera menyusul Paulus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar