Sabtu, 25 Mei 2019

#72 Wahyu 7 - 13

Ringkasan minggu lalu:

Yohanes menceritakan penglihatannya yaitu:
Penglihatan kedua puluh empat tua-tua dan keempat binatang
Penglihatan Kitab yang dimeterai dan Anak Domba

Lanjutan penglihatan Yohanes:

Ada empat malaikat yang mau merusak bumi. Sebelum empat malaikat itu merusak bumi, datang seorang malaikat yang bertugas memeteraikan hamba-hamba Allah pada dahi-dahi mereka.

Hamba-hamba Allah itu berasal dari kedua belas suku Israel, dari masing-masing suku ada 12.000 orang yang dimeteraikan. Jadi totalnya ada 144.000 orang dimeteraikan.

Kemudian ada sekumpulan besar orang yang memuji-muji Anak Domba. Mereka memakai baju putih dan tangannya memegang daun palem. Mereka adalah orang-orang yang sudah diselamatkan oleh Anak Domba itu.

Kemudian Anak Domba membuka meterai ketujuh, yaitu meterai terakhir dari gulungan kitab.

Setelah itu bersiaplah tujuh malaikat yang memegang ketujuh sangkakala.

Maka sangkakala dibunyikan mulai dari yang pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima, dan keenam. Setiap sangkakala dibunyikan, terjadi bencana di bumi. Tetapi hanya orang-orang yang punya meterai dari Allah yang tidak diserang oleh bencana.

Akhirnya gulungan kitab itu terbuka. Yohanes memakan gulungan kitab itu. Malaikat menyuruh Yohanes untuk bernubuat lagi kepada banyak bangsa.

Lalu malaikat ketujuh membunyikan sangkakala yang ketujuh. 24 tua-tua pun menyanyikan pujian kepada Tuhan.

Maka terbukalah Bait Suci di sorga dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu.

Maka tampaklah suatu tanda besar di langit:
Ada perempuan yang sedang mengandung. Seekor naga hendak menelan Anak dari perempuan itu. Setelah Anak itu lahir, Ia diselamatkan dan dibawa lari kepada takhta Allah.

Kemudian naga itu, yaitu iblis, dikalahkan oleh Mikhael dan malaikat-malaikat dan dilemparkan ke bumi.

Ada seekor binatang lagi keluar dari dalam laut, bentuknya serupa macan tutul, kakinya seperti beruang, mulutnya seperti singa, bertanduk 10 dan berkepala 7. Naga itu memberikan kekuatan, takhta, dan kekuasaannya pada binatang itu.

Binatang itu menghujat Allah. Semua orang yang tidak ada di kitab kehidupan menyembah binatang itu.

Ada satu binatang lain keluar dari dalam bumi, bertanduk dua seperti anak domba, dan berbicara seperti naga. Binatang ini menyesatkan seluruh bumi dengan tanda-tanda yang dahsyat. Ia membuat patung binatang macan tutul itu, dan yang tidak menyembah patung itu akan dibunuh. Dan ia menyebabkan semua orang diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya. Binatang itu memiliki bilangan: enam ratus enam puluh enam.

Yang penting untuk menghadapi keadaan itu semua adalah ketabahan, iman, dan hikmat dari orang-orang kudus.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar