Selasa, 29 November 2022

[8] Sodom dan Gomora Dimusnahkan (Kejadian 18-19)

Abraham berjalan mengantarkan TUHAN dan malaikat-malaikat-Nya yang menuju ke arah Sodom. 

Berpikirlah TUHAN: "Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini? 
Bukankah Abraham sudah Kupilih untuk menjadi bangsa yang besar yang hidup menurut jalan yang kutunjukkan?" 

Maka berfirmanlah TUHAN: "Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sangat berat dosanya. 
Aku akan melihat, apakah benar kelakuan mereka seperti apa yang Aku dengar."

Lalu dua malaikat itu mulai berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan TUHAN. Abraham mengerti bahwa TUHAN hendak menghukum dan menghancurkan Sodom dan Gomora karena orang-orangnya yang jahat. Padahal di Sodom tinggal juga keluarga Lot, saudara Abraham. 

Abraham berkata kepada TUHAN: "Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu?
Apakah Engkau akan menghukum orang-orang benar itu bersama-sama dengan orang jahat?" 

TUHAN berfirman: "Jika Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh tempat itu."

Abraham menyahut: "Sekiranya ada empat puluh lima orang benar, apakah Engkau akan menghancurkan seluruh kota itu?"

Firman TUHAN: "Aku tidak menghancurkannya, jika Kudapati empat puluh lima di sana."

Lagi Abraham melanjutkan perkataannya kepada Tuhan: "Sekiranya empat puluh orang benar ada di sana?"

Firman Tuhan: "Aku tidak akan menghancurkannya."

Kata Abraham: "Janganlah kiranya Tuhan marah, kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh orang benar ada di sana?"

Firman Tuhan: "Aku tidak akan menghancurkannya."

Kata Abraham: "Sekiranya dua puluh orang benar ada di sana?"

Firman Tuhan: "Aku tidak akan menghancurkannya."

Kata Abraham: "Janganlah kiranya Tuhan marah, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh orang benar didapati di sana?"

Firman Tuhan: "Aku tidak akan menghancurkan kota itu kalau ada sepuluh orang benar di sana."

Lalu pergilah TUHAN, dan Abraham juga kembali ke tempat tinggalnya. 

Sementara itu kedua malaikat telah sampai di Sodom pada waktu sore.

Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom. Ketika Lot melihat para malaikat itu, ia sujud dan meminta dengan sangat supaya mereka singgah di rumahnya. 
Maka para malaikat singgah di rumah Lot
Lot melayani dan menghidangkan makanan untuk mereka. 

Tetapi menjelang mereka tidur, semua laki-laki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, datang mengepung rumah itu.

Mereka berteriak kepada Lot supaya para malaikat yang singgah di rumah Lot dibawa keluar karena orang-orang kota ingin berbuat tidak pantas pada mereka.

Lot sendiri keluar sementara pintu rumahnya tetap ditutup. Ia membujuk orang-orang itu untuk tidak berbuat jahat kepada tamu-tamunya. 

Tetapi orang-orang Sodom tidak mendengarkan Lot, mereka mendesak Lot dengan keras, dan mau mendobrak pintu. 

Maka kedua orang malaikat itu menarik Lot masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu.

Dan mereka membuat mata orang-orang Sodom yang di depan pintu rumah itu menjadi buta, sehingga mereka mencari-cari pintu tapi tidak berhasil. 

Lalu kedua orang malaikat itu berkata kepada Lot: "Siapakah keluargamu yang ada di sini lagi? Bawalah mereka keluar dari tempat ini, sebab kami akan menghancurkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN."

Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan calon suami kedua anak perempuannya supaya mereka keluar dari kota Sodom, tetapi dua calon menantunya tidak mendengarkan Lot dan menganggap Lot bercanda.

Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya cepat pergi, kata mereka: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan ikut mati bersama kota yang dihukum ini."

Tetapi Lot masih berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang malaikat itu, sebab TUHAN hendak menyelamatkan dia; lalu kedua orang malaikat itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.

Lalu berkatalah salah seorang malaikat: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, larilah sampai ke pegunungan, supaya engkau jangan mati."

Tetapi Lot memohon untuk diizinkan lari sampai ke kota Zoar saja dan malaikat mengabulkannya. 

Ketika Lot sudah tiba di Zoar dan matahari sudah terbit, maka TUHAN menurunkan hujan belerang dan api dari langit atas Sodom dan Gomora sehingga kota itu hancur dan seluruh penduduknya pun mati. 

Tetapi isteri Lot, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Demikianlah Allah menyelamatkan Lot karena Allah ingat pada Abraham. Abraham mengetahui dan melihat kehancuran Sodom dan Gomora dari kejauhan. 

Setelah itu Lot dan kedua anaknya perempuan tinggal di dalam gua di pegunungan. Di sana kedua anak perempuan Lot menjebak Lot sehingga mereka memiliki anak dari ayah mereka sendiri, karena mereka takut garis keturunan mereka terputus. Maka Lot memiliki keturunan dua anak laki-laki yaitu Moab, bapa leluhur bangsa Moab, dan Ben-Ami, bapa leluhur bani Amon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar