Sabtu, 22 April 2023

#186 Perumpamaan tentang Perjamuan Kawin (Matius 22)

Yesus menyampaikan perumpamaan lagi tentang kerajaan sorga. 

Hal Kerajaan Sorga adalah seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.

Raja itu menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mau datang.

Raja menyuruh pula hamba-hamba lain untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang yang diundang itu: "Sesungguhnya hidangan telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini."

Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak menghargai pesan itu; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, bahkan ada yang menangkap, menyiksa, dan membunuh hamba-hamba yang menyampaikan pesan itu.

Mendengar itu raja sangat marah. Raja menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan orang-orang yang membunuh hamba-hambanya.

Sesudah itu raja berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang awalnya diundang tidak layak untuk itu.
Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.

Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpai mereka di jalan-jalan, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.

Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.

Raja berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.

Maka raja memerintahkan orang itu untuk dihukum. 

Yesus berkata: "Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Dari perumpamaan ini, perjamuan kawin yang diadakan oleh raja melambangkan keselamatan yang disediakan oleh Allah untuk hidup kekal di sorga. Orang-orang yang diundang melambangkan manusia yang sudah mendengar berita keselamatan, dan yang mau datang menjadi tamu di pesta adalah mereka yang mau menerima keselamatan itu. Tamu yang tidak berpakaian pesta melambangkan orang yang ingin selamat tapi tidak mengubah hidupnya jadi serupa dengan Yesus, mereka tetap tidak akan bisa mendapat keselamatan dan akan dihukum sama seperti orang-orang yang diundang tapi tidak mau datang. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar