Sabtu, 06 Mei 2023

#187 Pajak Untuk Kaisar (Matius 22, Markus 12, Lukas 20)

Orang-orang Farisi berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus, lalu mereka memutuskan untuk bekerjasama dengan kelompok Herodian. 

Orang Farisi adalah kelompok keagamaan yang menentang pemerintahan Roma saat itu yang menjajah bangsa mereka Yahudi. Sementara itu kelompok Herodian adalah kelompok politik yang mendukung pemerintahan Roma dan pemimpinnya Herodes Antipas. Biasanya dua kelompok ini bermusuhan, tetapi karena keduanya merasa pengaruh Yesus yang besar adalah ancaman untuk mereka, mereka bekerjasama untuk menjatuhkan Yesus. 

Datanglah murid-murid orang Farisi bersama orang-orang Herodian bertanya kepada Yesus: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka. 
Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?" 

Dalam rencana orang-orang Farisi dan Herodian, bila Yesus mengatakan boleh membayar pajak pada Kaisar, orang Farisi akan menuduh Yesus melawan Allah. Tetapi bila Yesus berkata tidak boleh membayar pajak kepada Kaisar, orang-orang Herodian akan menyerahkan Yesus untuk dihukum karena melanggar hukum Roma.

Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Lalu mereka membawa suatu dinar kepada Yesus. 
Yesus bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." 

Maka kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Yesus menyadarkan orang-orang bahwa yang harus dipermasalahkan bukan hanya soal membayar pajak atau tidak membayar pajak, tetapi lebih dari itu. Secara sadar kita harus taat kepada pemerintahan negara yang mengayomi kita di dunia, dan terlebih lagi kita harus taat kepada Allah sebagai penguasa bumi dan sorga. Ketaatan kita haruslah dalam segala hal, dan salah satunya tentu dalam membayar kewajiban kita. 

Mendengar itu heranlah orang-orang itu, mereka meninggalkan Yesus lalu pergi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar